Berita Trenggalek

PN Trenggalek Tunjuk Pengganti Dua Pejabat yang Jadi Tersangka Kasus Korupsi

Pengadilan Negeri Trenggalek menunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi dua jabatan yang ditinggalkan pejabatnya akibat terseret kasus korupsi.

surya.co.id/aflahul abidin
Humas PN Trenggalek Humas PN Trenggalek Diah Astuti Miftafiatun. 

SURYA.co.id | TRENGGALEK - Pengadilan Negeri Trenggalek telah menunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi dua jabatan yang ditinggal pejabatnya akibat terseret kasus korupsi.

Humas PN Trenggalek Diah Astuti Miftafiatun mengatakan, penunjukan dua pelaksana tugas itu untuk memastikan aktivitas di kantor tetap berjalan.

"Jadi Plt sudah ditunjuk per hari ini," kata Diah, Rabu (11/3/2020).

PN Trenggalek, kata Diah, turut prihatin atas kasus yang tengah menimpa dua pejabat tersebut.

Pihaknya berkomitmen untuk menghormati proses hukum yang berjalan.

"Karena setiap warga negara kan memiliki persamaan di muka hukum. Walaupun tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah," tambahnya.

PN Trenggalek telah mencanangkan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi pada 2019.

Dengan begitu, kata Diah, pihaknya mendukung upaya pemberantasan korupsi yang ada di lembaga itu.

"Apalagi kalau memang ditemukan adanya penyelewengan seperti yang disampaikan Kajari. Kami mendukung," ujarnya.

Dua pejabat PN Trenggalek menjadi tersangka kasus korupsi.

Mereka Sekretaris PN Trenggalek Chrisna Nur Setyawan dan Kasubag Umum dan Keuangan PN Trenggalek Riawan.

Kejaksaan menyebut, dua tersangka mengorupsi dua pos anggaran PN tahun sebelumnya, yakni pemeliharaan gedung dan bangunan serta pemalsuan tanda tangan data perjanjian kerja sama antara PN dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rakyat Trenggalek.

Taksiran nilai kerugian negara mencapai Rp 100 juta.

Menurut Diah, Chrisna dan Riawan sudah mulai bertugas di PN Trenggalek sejak pertama kali menjadi aparatur sipil negara. "Kalau di atas 10 tahun, lebih," tuturnya.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved