Berita Surabaya

Pemprov Jatim Ungkap Harapan Lewat Festival Kopi Ber-SNI di Surabaya 

Peringatan Hari Kopi Nasional yang ke-2 menjadi momentum bagi Dewan Kopi Jawa Timur menggelar Festival Kopi ber-SNI.

Pemprov Jatim Ungkap Harapan Lewat Festival Kopi Ber-SNI di Surabaya 
surya.co.id/zainel arif
Pengunjung festival dari stakeholder kopi foto bersama sambil menunjukkan kopi, Rabu (11/3/2020). 

SURYA.co.id |SURABAYA - Peringatan Hari Kopi Nasional yang ke-2 menjadi momentum bagi Dewan Kopi Jawa Timur menggelar Festival Kopi ber-SNI.

Event digelar bersama Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Dinas Perkebunan Jatim berlangsung di sebuah hotel di Surabaya Utara, Rabu (11/3/2020).

Kegiatan yang di hadiri ratusan stakeholder terkait di bidang perkopian tersebut ditujukan untuk menggalakkan usaha dibidang perkopian agar lebih mencintai kopi Nusantara.

Selain itu, berbagai stand memperkenalkan kopi-kopi yang sudah ber-SNI dari berbagai wilayah di Jawa Timur serta pengunjung festival berkesempatan mencoba meminum kopi-kopi tersebut.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, Karyadi mengatakan, peningkatan nilai tambah petani terus digalakkan agar dapat mengembangkan usaha kopi sekaligus meningkatkan jumlah produksi.

"Kami ingin membangun dan meningkatkan mutu kopi di Jawa Timur yang ber-SNI, di Jawa Timur ada 100ribu hektar kopi 70% robusta dan 30% arabica, terus kami terus meningkatkan potensi dalam mengembangkan arabica karena masih ada lahan 15 ribu hektar kopi," kata Karyadi.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Kopi Jawa Timur, Dr. Muhammad Zakki menjelaskan, bersama-sama untuk terus menggerakkan dan mempertahankan cita rasa serta kualitas kopi menjadi lebih baik.

"Kopi yang berSNI, insya allah akan diterima di kalangan pasar regional bahkan International," terang Zakki.

"Support dari berbagai macam stakeholder seperti Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Dinas Perkebunan Jawa Timur agar tercipta kualitas kopi yang lebih baik," imbuhnya.

Festival Kopi ber-SNI tersebut juga dijadikan sebagai media untuk penelitian mahasiswa dari Fakultas Pertanian UPN Veteran.

"Kami dikampus mengenalkan kopi rakyat pada mahasiswa terutama robusta, mereka melakukan riset dari hulu ke hilir, budidaya sampai pemasaran kopi," kata Sri Condro Winarno selaku dosen Fakultas Pertanian UPN Veteran.

"Mahasiswa secara otomatis termotivasi dalam mengembangkan kopi rakyat, mahasiswa harus mengetahui cara petik yang baik hingga packaging yang menarik, dengan festival ini mahasiswa menjadi paham dunia yang sebenernya tidak hanya teori inilah implikasi masalah kopi di Jawa Timur," pungkasnya.

Penulis: Zainal Arif
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved