Press Release

Kadin Jatim Bidik Proyek Jalur Lingkar Selatan : Kurangi Disparitas Sosial Ekonomi Selatan dan Utara

Proyek JLS meliputi delapan kabupaten, yaitu Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember dan Banyuwangi.

Foto Istimewa Kadin Jatim
Acara Bincang Ekonomi di Graha Kadin Jatim, bersama Harian Kompas dan PWI Jatim, Selasa (10/3/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur (Jatim) sepenuhnya mendukung atas program percepatan ekonomi lima kawasan, utamanya di Jalur Lintas Selatan (JLS).

Karena jalan ini merupakan salah satu proyek strategis nasional yang akan menghubungkan seluruh kabupaten yang berada di wilayah pantai selatan Pulau Jawa.

Dalam rilisnya, Kadin Jatim menyebutkan bila proyek JLS meliputi delapan kabupaten, yaitu Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember dan Banyuwangi.

"Dan untuk saat ini, realisasinya saat ini masih mencapai 55,85 persen atau sekitar 300,81 kilometer (KM)," kata Adik Dwi Putranto, dalam Bincang Ekonomi di Graha Kadin Jatim, bersama Harian Kompas dan PWI Jatim, Selasa (10/3/2020).

Sekitar 44,15 persen yang harus dikebut hingga tahun 2021.

Untuk itu, Kadin Jatim telah menyiapkan sejumlah skema terkait realisasi percepatan pembangunannya.

"Kami berharap hadirnya Perpers 80/2019 bisa mempercepat pengembangan kawasan selatan wilayah Jatim, sebab pembangunan daerah di kawasan tersebut saat ini masih lambat," jelas Adik.

Ia mengatakan, dengan hadirnya Perpes tersebut, pengembangan kawasan selatan Jatim juga diharapkan bisa mengurangi disparitas sosial ekonomi antara kawasan selatan dan utara.

"Kalau dinamika ekonomi di wilayah selatan itu tumbuh, otomatis terjadi lonjakan kesejahteraan rakyat dan sektor swasta juga lebih hidup, oleh karena itu aspek pertama yang harus segera disentuh adalah perbaikan infrastruktur di kawasan selatan Jatim," katanya.

Terkait lambatnya realisasi pembangunan JLS, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan sebenarnya kendala utamanya adalah soal pembebasan lahan.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved