Berita Jawa Timur

7 Tahun Tak Dikaruniai Anak, Pasangan TKI Asal Pasuruan 4 Bulan Bawa Kabur Anak Majikan di Malaysia

Sudah 4 bulan pasangan TKI asal Pasuruan membawa kabur anak majikan mereka di Malaysia. Kini mereka diringkus Polda Jatim

surabaya.tribunnews.com/luhur pambudi
Sholikin dan Anita saat menggendong NW (2) di Gedung Tri Brata Mapolda Jatim 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

SURYA.co.id | SURABAYA - Ditreskrimum Polda Jatim bersama Satreskrim Polres Pasuruan Kota membekuk pasangan suami istri (Pasutri) yang diduga menculik anak majikan mereka di Selangor, Malaysia, Rabu (11/3/2020).

Pasutri bernama Sholikin dan Anita itu adalah warga Kota Pasuruan yang bekerja sebagai TKI di Malaysia

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan mengungkapkan, kedua pelaku sudah membawa kabur NW, bocah 2 tahun anak majikan mereka, sejak Desember 2019.

"NW (2) ini dibawa tanpa seizin oleh orangtuanya, yang mana sudah dianggap keluarga," katanya di Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Rabu (11/3/2020).

"Ini sering bantu bantu. Karena sudah dianggap sering bantu ngurus anaknya. Anak ini juga sudah dekat. Ya semacam pengasuh," tuturnya.

Luki menyebut motif para pelaku terbilang sepele.

Pelaku pasutri tersebut belum dikaruniai anak meski usia pernikahan mereka telah menginjak tujuh tahun.

Sehingga, lanjut Luki, mereka sengaja membawa NW dari Malaysia untuk tinggal bersama mereka di Kota Pasuruan, dengan maksud menjadikan si anak korban penculikan 'memancing' agar memperoleh anak.

"Dipinjam, katanya, supaya mancing, dapat anak. Itu sementara," jelasnya.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku yang baru saja diringkus sore ini akan dikenai UU Perlindungan Anak.

Dan sementara, ungkap Luki, NW akan dititipkan di Balai Penitipan anak, hingga kedua orangtua sahnya tiba dari Malaysia.

"Kami tunggu penjemputan. Sementara kami anak akan ditaruh ke penitipan anak yang ada di sini," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved