Berita Trenggalek

150 Hektare Lahan Pertanian di Trenggalek Telah Terdata Secara Online, Ini Kata Bupati Mas Ipin

Pendataan itu menggunakan teknologi Blochchain, sebuah teknologi digitalisasi yang sebelumnya lumrah diterapkan di dunia perbankkan.

surya.co.id/aflahul abidin
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat beraudiensi dengan Hara dan Dinas Pertanian, Rabu (11/3/2020). Mereka membahas tentang pendataan lahan pertanian di Trenggalek 

SURYA.co.id | TRENGGALEK - Sekitar 150 hektare lahan pertanian di Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek telah terdata secara riil.

Pendataan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Pemkab Trenggalek dan Hara, sebuah perusahaan teknologi yang bergerak di bidang pertanian.

Pendataan itu menggunakan teknologi Blochchain, sebuah teknologi digitalisasi yang sebelumnya lumrah diterapkan di dunia perbankkan.

Informasi pertanian dari lahan-lahan yang telah terdata itu akan tampil akurat mulai tingkat petani hingga ke kepala daerah.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, lahan 150 hektare itu telah mencangkul kurang lebih 1.000 petani.

"Saya berharap dengan pendataan daring (dalam jaringan) itu bisa membawa kesejahteraan bagi para petani," kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu, saat beraudiensi membahas progres tersebut bersama Hara dan Dinas Pertanian, Rabu (11/3/2020).

Dengan data yang akurat, sambung Mas Ipin, pemerintah bisa memberi kebijakan yang sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

"Lahan yang telah terdata harus bisa mendapat manfaat dari pendataan secara daring ini, yang terhubung dengan stake holder mulai dari hulu sampai hilir," sambungnya.

Setelah lahan didata, pemkab bisa memantau secara langsung presisi lahan dan produktifitasnya.

Mas Ipin mencontohkan, salah satu manfaat yang akan diterima petani adalah pembiayaan virtual.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved