Berita Surabaya

Tiga Gudang di Kediri Simpan Jutaan Butir Pil Dobel L Dibongkar Polrestabes Surabaya

Sudah 6 juta butir pil koplo jenis dobel L yang didapat, polisi masih terus melakukan pengembangan terhadap jaringan peredaran pil tersebut.

Dokumen Polrestabes Surabaya
Barang bukti jutaan butir pil koplo jenis dobel L yang ditemukan di sebuah rumah di wilayah Kediri 

SURYA.co.id | SURABAYA - Unit Idik I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya terus melakukan pengembangan terhadap sindikat peredaran pil koplo jenis dobeL L yang berbahaya bagi generasi bangsa.

Peredaran pil itu kerap menyasar anak-anak sekolah yang hanya sekedar ingin coba-coba sampai akhirnya ketergantungan.

Setelah berhasil membongkar gudang pil koplo dengan barang bukti 3,5 juta butir di kawasan Rangkah Surabaya, polisi bergerak ke wilayah Kediri di pertengahan Februari 2020 lalu.

Lokasi gudang yang masuk pemukiman padat penduduk dengan akses jalan kecil membuat tim yang dipimpin Iptu Raden Dwi Kennardi sempat kesulitan menemukan lokasi gudang yang didapat dari hasil interogasi empat tersangka sebelumnya yakni VA (29), VR (27), R (27) dan AS (25).

"Tim kami sempat kesulitan mencari lokasi gudang, namun dengan ketelatenan alhamdulillah kami bisa menemukan gudang di Kediri tersebut," kata Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian, Selasa (10/3/2020).

Dalam satu kawasan, polisi mendapati tiga rumah yang dijadikan gudang penyimpanan sebanyak total 2,5 juta butir pil koplo.

"Kita harus cepat karena tempatnya memang berdekatan hanya saja 2,5 juta butir itu disimpan di tiga rumah berbeda dalam kemasan kardus yang dibungkus karung," tambahnya.

Dari penggerebekan di Kediri, polisi mengamankan tiga orang tersangka, yakni MNR (26), DTA (28) dan GG (32).

Meski sudah 6 juta butir pil koplo jenis dobel L yang didapat, polisi masih terus melakukan pengembangan terhadap jaringan peredaran pil tersebut.

"Tim masih bergerak di lapangan. Semoga saja ada hasil maksimal. Pil koplo ini sama berbahayanya dengan narkoba, apalagi dikonsumsi anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa. Kami perangi itu," tegas mantan Kasat Reskrim Polresta Barelang itu.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved