Berita Malang Raya

Polisi Sebut Pasutri yang Bunuh Diri Bersama di Malang Sebelumnya Hendak Bercerai

Pasutri asal Desa Petungrejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang yang ditemukan tewas bunuh diri di kamar kediamannya, diduga akan bercerai.

Polisi Sebut Pasutri yang Bunuh Diri Bersama di Malang Sebelumnya Hendak Bercerai
ist
Surat wasiat yang ditemukan di saku celana suami yang diduga bunuh diri bersama istrinya di Wagir, Kabupaten Malang. 

SURYA.co.id | MALANG - Pasangan suami istri asal Desa Petungrejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang yang ditemukan tewas bunuh diri di kamar kediamannya, diduga akan bercerai.

Suami berinisial JW (42) diduga tewas karena gantung diri. Sementera istrinya (YI) tewas dengan busa di mulutnya.

Kapolsek Wagir, AKP Sri Widya Ningsih menerangkan,  perceraian kedua korban diputuskan hari ini. 

"Diduga ada ketidakharmonisan dalam keluarga. Karena proses cerai. Hari ini sebenarnya putusan terakhir sidang di pengadilan," tutur Sri.

Hingga kini, polisi belum bisa menjelaskan secara pasti penyebab keduanya bisa tewas.

Adanya surat wasiat yang berbunyi korban tak ingin diotopsi membuat keluarga percaya akan surat tersebut.

"Tadi kenapa tidak mau divisum dan dibuatkan surat pernyataan, dengan tanda tangan kepala desa untuk tidak dilakukan otopsi. Kami juga tidak tau, karena mulut korban (YI) ada buihnya. Tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban," ujar Sri. 

Ditemukan Surat Wasiat di Rumah Pasutri yang Bunuh Diri Bersama di Malang

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved