Pemprov Jatim

Khofifah Jamin Tenaga Medis Tercukupi meski Kebutuhan Masker Diakui Ada Kelangkaan

Disampaikan Khofifah, saat ini memang masker di Jawa Timur di beberapa daerah mengalami kelangkaan.

surya.co.id/fatimatuz zahro
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat diwawancara di SMA Trimurti Surabaya, Selasa (10/3/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjamin bahwa tenaga medis di 44 rumah sakit di Jatim siap untuk menangani COVID-19, temasuk kebutuhan peralatan kesehatannya.

Khususnya dalam hal penyediaan masker yang saat ini disebut langka dan mahal di pasaran.

Disampaikan Khofifah, saat ini memang masker di Jawa Timur di beberapa daerah mengalami kelangkaan.

Pihaknya sendiri telah meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk meninjau pusat pusat produsen masker di Jatim.

Yang ternyata memang ada penurunan produksi akibat adanya virus corona.

“Karena ternyata kelangkaan masker juga diakibatkan karena material pembuat masker ini ada yang bahannya diimpor dari Tiongkok. Dan ada kuota pembatasan dalam dua minggu terakhir,” kata Khofifah, Selasa (10/3/2020).

Hal tersebut yang mau tidak mau juga membuat produksi masker menurun dan menyebabkan kelangkaan.

Meski begitu gubernur perempuan pertama Jawa Timur ini memastikan bahwa paramedis atau tenaga medis yang ada di 41 rumah sakit rujukan pertama dan 3 rumah sakit rujukan utama penanganan Covid-19 tidak dalam kondisi kekurangan.

Pemerintah akan menjamin bahwa mereka aman dan terjaga saat menangani pasien yang dirawat di ruang isolasi.

Terlebih karena yang wajib mengenakan masker adalah orang yang sakit dan juga paramedis yang sedang merawat pasien yang sakit terinfeksi coronavirus atau yang terindisikasi.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved