Berita Mojokerto

Ganja 1 Kg Dikirim Oleh Narapidana di Dalam Tahanan Lapas, Pengedarnya Dicokok Polisi Mojokerto

Tim Satresnarkoba Polres Mojokerto membekuk sindikat pengedar ganja yang diduga dikendalikan oleh narapidana dari dalam lapas.

mohammad romadoni/surya
Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung, membeberkan barang bukti hasil ungkap kasus narkoba dari Operasi Bina Kusuma berupa barang bukti 1 kilogram ganja. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Tim Satresnarkoba Polres Mojokerto membekuk sindikat pengedar ganja antarkota yang diduga dikendalikan oleh narapidana dari dalam Lembaga Pemasyarakatan di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Tersangka Suwaji (37) ditangkap seusai bertransaksi ganja di kediamannya Dusun Rejosari, Desa Kepuharum, Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto, Rabu (4/3/2020). Polisi menemukan barang bukti 1 kilogram ganja kering siap edar saat melakukan penggeledahan di rumah tersangka.

Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung, menjelaskan terungkapnya kasus pengedar ganja ini adalah bagian dari Operasi Bina Kusuma oleh jajaran Satresnarkoba Polres Mojokerto dan merupakan tangkapan dengan baran bukti terbesar dalam kurun satu tahun terakhir.

"Pengedaran ganja ini berat total 1 kilogram yang bisa kami amankan dan belum terjual sama sekali," ujarnya di Mapolres Mojokerto, Selasa (10/3/2020).

Ia mengatakan hasil pemeriksaan tersangka bahwa ganja tersebut dikirim oleh seseorang diduga adalah sindikat pengedar narkoba yang kini masih diburu keberadaannya.

Pengedaran ganja ini didug kuat dikendalikan oleh narapidana dari dalam tahanan.

"Kami memperoleh informasi bahwa peredaran ganja ini juga dikendalikan oleh seorang narapidana narkotika yang masih mendekam di dalam Lapas," jelasnya.

Masih kata Feby, pihaknya masih menyelidiki lebih lanjut terkait peran tersangka dalam pengedaran ganja yang ditengerai bekerjasama dengan narapidana.

Dipastikan ganja kering ini berasal dari luar daerah Mojokerto.

"Tersangka memilah 1 kilogram ganja menjadi beberapa poket dari beberapa ukuran siap edar," ujarnya.

Dikatakannya, tersangka menjual satu poket ganja paket hemat yang dikemas di dalam plastik klip seberat 1,7 gram berharga Rp 50 ribu.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved