Lifestyle

Desainer Xiao Fen akan Boyong 16 Karya dalam Gelaran Los Angeles Fashion Week

Perancang busana asal Surabaya, Xiao Fen, kembali mengaharumkan nama Indonesia dalam dunia fashion internasional.

Desainer Xiao Fen akan Boyong 16 Karya dalam Gelaran Los Angeles Fashion Week
surya.co.id/christine ayu nurchayanti
Desainer Xiao Fen berfoto bersama model yang mengenakan busana rancangannya. Busana tersebut akan dipamerkan dalam gelaran Los Angeles Fashion Week, Minggu (29/3/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perancang busana asal Surabaya, Xiao Fen, kembali mengaharumkan nama Indonesia dalam dunia fashion internasional.

Pada Minggu (29/3/2020) mendatang, pemilik brand fashion Xiao Fen Couture ini akan memboyong 16 busana rancangannya dalam gelaran Los Angeles Fashion Week di Los Angeles Amerika Serikat.

Ditemui di galerinya di kawasan Manyar Surabaya, Xiao Fen sedang mempersiapkan sejumlah busana akan ia bawa. Berbeda dengan koleksi-koleksi sebelumnya, kali ini ia mengusung tema 'Phe-nomenon'.

"Mengandung arti fenomena. Saya ingin menggambarkan fenomena yang terjadi di alam, seperti aurora, gerhana matahari, lava, matahari terbit, matahari terbenam, dan sebagainya," katanya Selasa (10/3/2020).

Fenomena, ia mengatakan, merupakan keajaiban yang kadang luput dari pandangan mata. Keindahannya memberikannya inspirasi untuk menuangkan dalam busana pesta dengan beragam warna.

Salah satunya busana berwarna magenta dengan potongan asimetris. Xiao Fen menggambarkan keindahan aurora dalam busana dengan gaun belahan samping tersebut.

"Aurora terlihat layaknya dancing light. Warna dan bentuknya tidak beraturan. Pada baju ini, warna dasarnya ungu dengan potongan yang asimetris struktur," kata Xiao Fen.

Warna-warni khas aurora terpancar pada detail di bagian belakang dengan bentuk menyerupai kipas. Ia mengatakan, detail menjadi poin penting dalam koleksinya kali ini.

"Kalau dari dekat, akan terlihat potongan-potongan menyerupai daun yang tipis ditumpuk. Dikaitkan satu persatu sampai menyambung. Warnanya khas seperti biru, hijau, dan kuning. Saya memang mementingkan detail," paparnya.

Detail tersebut dibuat dari material organdi yang tipis. Sementara untuk busananya Xiao memilih methalic thaffeta yang membuat busana tanpa lengan itu terlihat anggun.

Halaman
123
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved