Advertorial

Wakil Ketua DPRD Surabaya Sebut Pengembang Ceroboh, PDAM Salurkan 35 Truk Tangki Air Bersih

krisis air bersih itu terjadi karena kecerobohan pengembang saat melakukan aktivitas proyek.

nuraini faiq/surya
Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah bersama Banu Atmoko,'pengurus Yayasan Al Ikhsan, yang menunjukkan respons hotline PDAM, di SD Al Ikhsan Semampir Surabaya, Senin (9/3/2020). 

"Kenaikan tarif PDAM tak sebanding dengan kejernihan air," sergah Laila.

Salurkan 35 Truk Tangki Air Bersih

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Surya Sembada, Mujiaman menuturkan bahwa saat ini perbaikan pipa di Purimas sudah tuntas.

Sudah 90 persen warga terdampak sudah teraliri air.

"Ada yang lancar, ada yang belum. Mohon dimaklumi kalau keruh karena situasi mendesak tak sempat membersihkan sisa material. Ada juga pipa yang tekena dampak material sehingga airnya keruh," kata Mujiaman, Senin (9/3/2020).

Dikatakan, selama perbaikan pipa di Purimas tersebut, PDAM sudah mendistribusikan 35 truk tangki air bersih.

Sebanyak 20 truk tangki milik PDAM dan sisanya milik DKRTH Surabaya.

Namun, kapasitas satu tangki hanya 5 meter kubik per jam.

Sedangkan air yang disalurkan secara normal mencapai 2 meter kubik per detik.

"Perbandingannya jauh sekali. Jadi, bantuan air tak akan bisa maksimal. Hari Minggu kami berhasil memperbaiki. Jika masih ada masalah, warga bisa melapor untuk kami tindaklanjuti,” kata Mujiaman.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved