Berita Bangkalan

Sidak Galangan Kapal, Komisi A DPRD Bangkalan Temukan Reklamasi Tak Berizin di Lahan 3 Hektare

Komisi A DPRD Kabupaten Bangkalan melakukan inspeksi mendadak ke lokasi kegiatan docking dan pemotongan kapal di pesisir Kecamatan Kamal.

surya.co.id/ahmad faisol
Komisi A DPRD Bangkalan ketika menggelar sidak di lokasi reklamasi di lahan PT Ben Santosa atau PT Ben Dockyard yang berlokasi di pesisir Desa Banyuajuh Kecamatan Kamal, Senin (9/3/2020). 

SURYA.co.id | BANGKALAN -  Komisi A DPRD Kabupaten Bangkalan melakukan inspeksi mendadak ke lokasi kegiatan docking dan pemotongan kapal di pesisir Kecamatan Kamal mendapati fakta mencengangkan, Senin (9/3/2020).

PT Ben Santosa atau PT Ben Dockyard yang berlokasi di pesisir Desa Banyuajuh menjadi tujuan pertama sidak rombongan Komisi A bersama Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Satpol PP Bangkalan.

Rombongan sidak mendapati lahan seluas sekitar 3 hektare, dari total luas 9 hektare milik PT Ben Santosa, dalam proses reklamasi.

Mirisnya, pihak PT Ben Santosa belum mengantongi ijin reklamasi yang berada di belakang lokasi galangan kapal.

"Izin reklamasi nanti kami urus," ungkap Manager Pengembangan Galangan PT Ben Santosa, Sintana Setya kepada rombongan sidak.

Awalnya, Sintana beralasan bahwa lahan reklamasi seluas 3 hektare itu merupakan pengembangan usaha PT Gapura.

Namun usut punya usut, pihak PT Gapura hanya menyewa kepada PT Ben Santosa.

Sintana menjelaskan, proses pembaharuan izin atas sisa lahan seluas 6 hektare PT Ben Santosa sudah berproses.

Meliputi ijin lokasi dan ijin prinsip untuk tambahan kapasitas kegiatan docking kapal.

"Terhambat karena saat pengajuan, ada masa transisi pergantian bupati di Bangkalan," pungkasnya.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved