Press Release

Kolaborasi PENS Surabaya, ICANDO, dan HIMPAUDI, Gaungkan Merdeka Belajar untuk PAUD

PENS bekerja sama dengan ICANDO-Game Pendidikan Anak menggelar seminar dan pelatihan

PENS
Politeknik Negeri Elektronika Negeri Surabaya (PENS) bekerja sama dengan ICANDO-Game Pendidikan Anak menggelar seminar dan pelatihan yang bertemakan 'Game-based Education: Peluang Baru di Paradigma Pendidikan 4.0' di Ruang Auditorium, PENS Surabaya, Kamis (27/02/2020) lalu 

SURYA.co.id - Politeknik Negeri Elektronika Negeri Surabaya (PENS) bekerja sama dengan ICANDO-Game Pendidikan Anak menggelar seminar dan pelatihan yang bertemakan 'Game-based Education: Peluang Baru di Paradigma Pendidikan 4.0' di Ruang Auditorium, PENS Surabaya, Kamis (27/02/2020) lalu. Seminar dan pelatihan yang diselenggarakan PENS ini dihadiri 168 peserta, peserta datang dari beragam profesi, mayoritas dihadiri oleh para guru PAUD yang tergabung dalam HIMPAUDI Surabaya.

Kepala Departemen Teknologi Multimedia Kreatif Program Studi Teknologi Game PENS, Kholid Fathoni, SKom MT, mengatakan bahwa game adalah metode pembelajaran yang baru.

“Generasi alpha tidak dapat terlepas dari gadget, sehingga metode pembelajaran kita harus sesuai dengan metode yang anak-anak gemari atau menyesuaikan dengan trend yang berkembang saat ini. Oleh karena itu, game dapat menjadi salah satu metode pembelajaran yang efektif dan efisien," kata Kholid.

Suasana Pens
Politeknik Negeri Elektronika Negeri Surabaya (PENS) bekerja sama dengan ICANDO-Game Pendidikan Anak menggelar seminar dan pelatihan yang bertemakan 'Game-based Education: Peluang Baru di Paradigma Pendidikan 4.0' di Ruang Auditorium, PENS Surabaya, Kamis (27/02/2020) (SURYA)

PD HIMPAUDI Surabaya, Agus Setiono SPd, juga angkat bicara dan menyampaikan harapan para guru PAUD dalam proses belajar di kelas.

“Sekarang kan sudah zamannya tap-tap di gadget, seperti ketika membuka HP lalu kita hanya tinggal memilih pembelajaran yang harus diberikan kepada anak-anak, itulah yang menjadi harapan dan keinginan para guru terutama guru-guru PAUD karena hal tersebut dapat memudahkan administrasi sekolah menjadi lebih efisien dan guru dapat memiliki lebih banyak waktu untuk kreatif dalam mengajar," imbuh Agus.

Ketua Umum PP HIMPAUDI, Prof Dr Ir Netti Herawati MSi, menambahkan merdeka belajar adalah memerdekakan anak saat proses belajar.

Anak dapat menjadi pemimpin di kelas bukan lagi menjadi robot di dalam kelas.

Anak diberikan semua masalah sehingga ia lebih bereksplorasi secara mandiri sehingga dalam proses belajar anaklah yang menjadi pemimpinnya.

Menurutnya, hal ini selaras dengan visi dan misi ICANDO yang mengusung Game-based Education dalam mengembangkan game tersebut, di mana anak dapat belajar sendiri dan menemukan pengetahuannya secara mandiri dan bereksplorasi dalam mencari pengetahuan.

“Game dapat menjadi salah satu metode baru untuk mewujudkan suasana belajar yang bahagia bagi anak.” imbuhnya.

Halaman
12
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved