Berita Surabaya

Kerusakan Pipa PDAM di Gunung Anyar Sebabkan PDAM Merugi Rp 2,5 Miliar Perhari

PDAM Surya Sembada mengaku merugi hingga Rp 2,5 miliar perhari akibat kerusakan pipa yang disebabkan pengerjaan tiang pancang oleh Purimas

tribun jatim/samsul arifin
Perbaikan pipa PDAM diameter 1.000 yang bocor karena terkena tiang pancang di Purimas Gunung Anyar. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

SURYA.co.id | SURABAYA - Bocornya pipa PDAM di Gunung Anyar yang terkena imbas proyek pengerjaan di Purimas beberapa hari lalu menimbulkan kerugian finansial.

Perusahaan pelat merah itu mencatat kerugiannya hampir Rp 2,5 miiliar per hari.

Pasalnya, sudah 4 hari ini, air dari PDAM tak bisa terdistribusikan secara maksimal ke masyarakat di 7 kecamatan. 

"Kerugiannya satu hari itu sekitar Rp 2,5 miliar," kata Direktur Utama PDAM Surya Sembada Surabaya, Mujiaman, Senin (9/3/2020).

Kerugian itu, kata Mujiaman, termasuk ke dalam opportunity loss. 

Namun kerugian yang dialami ternyata bukan hanya itu. Termasuk juga biaya dalam hal perbaikan yang dikategorikan corrective loss yang belum dihitung jumlahnya.

Menurut Mujiaman, secara umum insiden itu tak hanya merugikan PDAM, tetapi juga merugikan Pemkot Surabaya dan masyarakat Surabaya. 

Mujiaman mengungkapkan, kerugian yang paling dirasakan adalah tidak mengalirnya air ke warga di sekitar 7 kecamatan selama beberapa hari.

Hal itu yang dianggap Mujiaman merupakan dampak besar dari insiden itu, ketimbang kerugian finansial yang dialaminya.

"180 ribu KK terdampak," ujarnya.

Pipa yang bocor itu termasuk jaringan distribusi utama timur milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya.

Pipa tersebut rusak karena pengerjaan tiang pancang proyek di sekitar Purimas Gunung Anyar yang mengenai pipa PDAM di kedalaman 4 meter di bawah tanah.

Pipa tersebut mampu mengalirkan air 1,8 meter kubik per detik. Sehingga, akibat hal itu banyak warga yang terdampak.

PDAM Klaim Pengerjaan Pipa Bocor di Gununganyar Rampung, Air Mulai Dialirkan

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved