IBL 2020

Louvre Menangkan Derbi Surabaya Usai Kalahkan Pacific Cesar di Seri Keenam IBL 2020

Louvre Surabaya memenangkan derbi Surabaya atas Pacific Caesar 86-83 dalam laga terakhir seri keenam IBL di DBL Arena, Minggu (8/3/2020).

Louvre Menangkan Derbi Surabaya Usai Kalahkan Pacific Cesar di Seri Keenam IBL 2020
surabaya.tribunnews.com/ndaru wijadyanto
Louvre (hijau) melawan sesama tim asal Surabaya Pacific Caesar (putih) di DBL Arena Surabaya, Minggu (8/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ndaru Wijayanto.

SURYA.co.id | SURABAYA - Louvre Surabaya memenangkan derbi Surabaya atas Pacific Caesar 86-83 dalam laga terakhir seri keenam IBL di DBL Arena, Minggu (8/3/2020).

Seperti ingin mengukuhkan sebagai tim basket terbaik asal Surabaya membuat duel ini berlangsung dengan tensi cukup panas sejak kuarter pertama hingga akhir.

Pacific Caesar mendominasi pada awal game dengan melibas Louvre di dua kuarter sekaligus, kuarter pertama unggul 24-14, berlanjut di kuarter kedua 45-37.

Namun Louvre bisa bangkit, sempat tertinggal 49-53 di jeda kuarter ketiga. Dimaz Muharri dkk secara mengejutkan membalikan kedudukan di akhir kuarter ketiga 66-61.

Dari sini tensi game makin panas, ditambah ada banyak gesekan pemain dari kedua tim saat berusaha menambah pundi-pundi poin yang hanya selisih sedikit.

Memasuki kuarter terakhir, kejar mengejar poin kembali terjadi. Sejatinya, Pacific sempat memangkas ketertinggalan tinggal 2 poin saja dan membuat Louvre ketar-ketir.

Di saat terakhir, Louvre mendapat free-throw oleh Daniel Wenas dan membuat jarak menjadi 86-83 hingga berakhirnya game sengit bertajuk derbi Surabaya ini.

Pelatih Louvre, Andika Supriadi Saputra menyebut timnya bisa memenangkan derbi surabaya karena pemainnya sukses tampil tanpa beban.

"Saya sudah ingatkan kepada anak-anak agar bermain lepas, tanpa beban. Meski kita lagi ada beban sangat besar karena kalah empat kali berturut-turut," kata Andika (8/3/2020).

Sementara, pelatih Pacific Caesar David Reynald menyebut timnya memulai pertangan dengan cukup bagus, hanya saja ada banyak kesalahan setelah itu.

"Kita bermain sangat bagus di dua babak awal, tapi setelah itu pemain lakukan banyak kesalahan. Selain itu wasit membuat keputusan yang merugikan kita," jelasnya.

Pada game tersebut, pemain Louvre Kolawole menjadi bintang lapangan setelah mencetak double double 32 poin, diikuti Irving 21 poin, serta Daniel Wenas 15 poin.

Penulis: Ndaru Wijayanto
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved