Kamis, 28 Mei 2026

Berita Surabaya

Khofifah Tegaskan Belum Ada Pasien Positif Virus Corona di Jatim

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada kasus atau temuan warga Jatim positif terinfeksi virus corona.

Tayang:
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: irwan sy
fatimatuz zahro/surya
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran forkopimda Jatim melakukan aksi cuci tangan yang sehat dalam rangka menggalakkan gerakan Jatim Sehat di Monumen Polri Jalan Polisi Istimewa, Minggu (8/3/2020) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada kasus atau temuan warga Jatim positif terinfeksi virus corona.

“Ruang isolasi di semua ruang sakit di Jawa Timur kita bisa memonitor termasuk hasil tes laboratoriumnya. Misalnya ada indikasi dan positif corona kita pasti bisa memonitor,” tegas Khofifah saat hadir dalam gerakan Jatim Sehat yang dilakukan di Monumen Polri Jalan Polisi Istimewa. Minggu (8/3/2020) pagi.

Mantan Menteri Sosial dan Menteri Pemberdayaan Perempuan itu menegaskan Jawa Timur memiliki 41 rumah sakit rujukan pertama dan tiga rumah sakit utama yang bisa menangani virus corona dan tersebar di seluruh daerah di Jawa Timur.

"Jaringan rumah sakit ini siap untuk menampung pasien jika terindikasi terserang virus corona," sambungnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging dan Re-Emerging RSUD dr Soetomo Surabaya, Dr Sudarsono dr SpP(K), bahwa sampai saat ini belum ada pasien yang dirawat di seluruh jaringan rumah sakit di Jawa Timur yang positif virus corona.

"Kalaupun ada yang diindikasi banyak yang kemudian dilakukan tes lebih lanjut ternyata hasilnya negatif dan menderita sakit yang lain," imbuh Sudarsono.

Ia lalu menjelaskan bahwa virus corona tidak seganas SARS atau MERS, meski sama-sama satu tipe virus.

“Sebenarnya virus corona ini menyebabkan batuk pilek biasa, tapi karena baru dikenal jadi coronavirus ini bikin heboh. Padahal sebenarnya virus ini kayak MERS dan SARS tapi tipe lain dan tidak sejahat MERS dan SARS,” tegas Sudarsono.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved