Berita Trenggalek

Bupati Trenggalek Ngunduh Mantu, Peserta Senang Akhirnya Dapat Buku Nikah

Sebanyak 258 pasangan usia di atas setengah abad mengikuti kegiatan Bupati Trenggalek Ngunduh Mantu

aflahul abidin/surya
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat membawa dua mempelai usia lanjut dalam resepsi even Bupati Ngunduh Mantu, Minggu (8/3/2020). 

SURYA.co.id | TRENGGALEK - Puncak even Bupati Ngunduh Mantu di Kabupaten Trenggalek digelar di Pendopo Kabupaten, Minggu (8/3/2020). Sebanyak 258 pasangan usia di atas setengah abad mengikuti kegiatan tersebut.

Sebelumnya, mereka telah menjalani sidang isbat pernikahan. Dalam acara puncak, salah satu pasangan menjalankan prosesi pernikahan dengan adat jawa di pendopo.

Pengadilan Agama Kabupaten Trenggalek mencatat, sidang isbat diikuti oleh pasangan dengan rentang usia di atas 50 tahun. Pasangan tertua adalah Mailan dan Diyem. Hari itu, Mailan berusia 75 tahun.

Sementara pasangan termuda, yakni Atim dan Poniyem Al Sriatin.

Catatan kependudukan menunjukkan usia Atim 57 tahun.

Sementara usia mempelai paling mendominasi di rentang 60 hingga 70 tahun.

Para peserta mengaku senang pernikahan mereka yang sudah puluhan tahun akhirnya diakui negara.

Tak sekadar punya anak, banyak dari pasangan juga yang telah memiliki beberapa cucu.

"Senang. Anak jadinya punya akta. Bisa gampang mengurus sekolah. Juga pernikahannya nanti," kata Mukayat, salah satu peserta.

Mukayat dan istrinya, Katijem, sudah menikah sejak 1993 di desa tempat tinggalnya di Pandean, Kecamatan Dongko. Tapi saat itu, pernikahan mereka tak tercatat.

Halaman
123
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved