Berita Madiun

Festival Belah Duren Kabupaten Madiun: Durian Kuwuk dan Durian Merica Jadi Andalan, ini Perbedaannya

Kabupaten Madiun kembali menggelar Festival Agro dan UMKM “Belah Durian” di Desa Tileng, Kecamatan Dagangan, Sabtu (7/3/2020).

surya.co.id/rahadian bagus
Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto (bertopi) menunjukan durian jenis montong pada Festival Belah Duren, Sabtu (7/3/2020). 

SURYA.co.id|MADIUN - Kabupaten Madiun kembali menggelar Festival Agro dan UMKM “Belah Durian” di Desa Tileng, Kecamatan Dagangan,  Sabtu (7/3/2020).

Festival tahunan ini dihadiri Wakil Bupati Madiun Hari Wuryanto, Sekda Tontro Pahlawanto, Asisten sejumlah Kepala OPD dan Camat di Kabupaten Madiun.

Dalam sambutannya Hari Wuryanto mengatakan, Festival Agro dan UMKM yang digelar tahun ini bertemakan “Belah Durian”.

Seperti tahun sebelumnya, festival ini bertujuan untuk mempromosikan produk unggulan dari Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.

"Sama seperti tahun sebelumnya, festival ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dari hasil agro, terutama durian di Kecamatan Dagangan yang sudah dikenal di tingkat nasional dan mancanegara," katanya.

Ia menuturkan, di Kabupaten Madiun terdapat beragam jenis durian andalan, mulai dari durian jumbo, durian kendil, durian sungu, durian kebo, durian montong.

Namun, dari sekian jenis durian yang tumbuh di Kabupaten Madiun, ada dua jenis durian yang menjadi andalan di Kabupaten Madiun, yakni durian merica dan durian kuwuk.

Hari Wuryanto mengatakan, duruan merica merupakan hasil persilangan durian lokal dengan durian sukun.

Sedangkan durian kuwuk hasil persilangan durian montong dengan durian lokal.

"Saya paling suka durian merica. Kulitnya tipis, tapi rasanya luar biasa, manis, ada sedikit pahit dan rasa mint, luar biasa pokoknya," katanya sambil tertawa.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved