Berita Mojokerto

Satpam RSUD Gresik Diduga Jadi Penyelenggara Judi Sabung Ayam di Mojokerto, Polisi Tangkap 4 Pejudi

Sugiarto alias Sinyo merupakan penyelenggara segala jenis perjudian di lokasi arena judi sabung ayam tersebut.

mohammad romadoni/surya
Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung, menunjukan barang bukti arena judi sabung ayam 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Sebuah lahan kosong di Dusun Gentong, Desa Talok, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, disalahgunakan menjadi arena judi sabung ayam. Arena judi sabung ayam diduga beromzet puluhan juta tersebut akhirnya digerebek, Minggu (1/3/2020).

Para pejudi itu lari kocar-kacir melarikan diri. Mereka bahkan meninggalkan kendaraannya di arena perjudian tersebut. Sebanyak 33 kendaraan bermotor dan satu mobil Innova diamankan dalam penggerebekan arena perjudian sabung ayam tersebut.

Polisi menangkap empat orang pejudi. Mereka pejudi itu adalah Sugiarto (40) alias Sinyo warga setempat berperan sebagai peyelenggara arena perjudian sabung ayam

Suntoro (42) warga Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu berperan sebagai bandar judi dadu di lokasi sabung ayam.

Dua penjudi yakni Pitono (42) warga Dusun Ngrayung, Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kutorejo dan Ngadini (55) asal Dusun Pinilih, Desa Mojokarang, Kecamatan Dlanggu.

Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung, menjelaskan informasi dari masyarakat setempat yang sangat terganggu oleh adanya aktivitas perjudian di kampungnya.

Pihaknya akhirnya menggerebek lokasi perjudian tersebut pukul 13.00 WIB.

"Masyarakat resah dengan adanya gelanggang sabung ayam dan perjudian lainnya di lokasi kami lakukan penindakan dan penangkapan," ujarnya di Mapolres Mojokerto, Jumat (6/3/2020).

Ia mengatakan adapun barang bukti yang disita berupa uang tunai hasil perjudian, satu set alat judi dadu, lima ekor ayam aduan dan 33 unit motor dan satu mobil Toyota Innova L 1393 PU milik para pejudi.

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa memiliki motor dan mobil ini silahkan diambil dengan menunjukkan surat-surat kendaraannya di Mapolres Mojokerto, jika tidak terbukti terlibat perjudian sesuai pemeriksaan," ungkapnya.

Masih kata Feby, tersangka Sugiarto alias Sinyo merupakan penyelenggara segala jenis perjudian di lokasi tersebut.

Paling banyak para pejudi ini berasal Mojokerto dan luar kota bahkan pejudi dari luar pulau.

"Arena sabung ayam dan perjudian lainnya ini dilakukan sudah 3 kali setiap hari Minggu, jika dilihat dari banyaknya pejudi omsetnya sekitar jutaan rupiah," jelasnya.

Tersangka Sugiarto mengaku terpaksa menjadi peyelenggara judi sabung ayam karena penghasilannya sebagai satpam RSUD Ibnu Sina Gresik ia anggap tidak mencukupi kebutuhan hidupnya.

"Untuk cari tambahan saja judi ini ya tidak banyak sekitar Rp150 ribu," tandas Sugiarto.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved