Berita Trenggalek

Kiat Bupati Mochamad Nur Arifin Tekan Angka Perceraian di Trenggalek  

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengaku punya inisiatif khusus untuk menekan angka perceraian di kalangan ASN.

surya.co.id/aflahul abidin
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan Kepala Pengadilan Agama Kabupaten Trenggalek Nur Chozin seusai memberi materi soal kiat menjaga keutuhan keluarga, Jumat (6/3/2020). 

SURYA.co.id | TRENGGALEK - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengaku punya inisiatif khusus untuk menekan angka perceraian di kalangan ASN.

Salah satu caranya, dengan meminta pengaju cerai membawa pasangannya menghadap.

Dari sana, pokok masalah bakal ditanyakan.

"Kalau surat (pengajuan) itu sudah sampai ke saya. Tidak langsung saya tanda tangani. Tetapi yang bersangkutan saya panggil secara berpasangan. Saya tanya apa motifnya, sudah punya anak belum, apa enggak kasihan sama anaknya, dan lain-lain," ungkap pria yang akrab disapa Mas Ipin itu.

Cara itu, klaim Mas Ipin, cukup efektif.

"Ada satu, dua, tiga pasangan yang akhirnya tidak jadi bercerai. Tetapi ada yang memang kasusnya mengharuskan untuk bercerai," tuturnya.

Sedangkan Kepala Pengadilan Agama Kabupaten Trenggalek Nur Chozin banyak kasus perceraian terjadi karena pasangan suami-istri punya kehidupan sendiri-sendiri.

Bupati dan Kepala PA menyampaikan hal itu dalam materi kiat menjaga rumah tangga di gedung Rumah Perempuan kompleks Pendopo, Jumat (6/3/2020).

Mereka  berbicara di hadapan puluhan pegawai negeri sipil di lingkup pemkab. Selain materi, ia juga membuat sesi konsultasi bagi para padirin.

"Oleh karena itu, kami mengajak untuk penguatan di dalam sebuah rumah tangga. Caranya, dengan tidak banyak ngomong, tapi banyak gerakan," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved