Berita Surabaya

HEBOH Kasus Pendeta Perkosa Jemaat & Putra Kiai Jombang Cabuli Santriwati, Ini yang Dilakukan Polisi

Akhir-akhir ini, kasus dugaan pendeta perkosa jemaat dan putra kiai Jombang diduga mencabuli santriwatinya menghebohkan masyarakat.

Youtube
Ilustrasi. Heboh Kasus Pendeta Perkosa Jemaat & Putra Kiai Jombang Cabuli Santriwati, Polisi Cari Saksi Kunci 

SURyA.co.id | SURABAYA - Akhir-akhir ini, kasus dugaan pendeta perkosa jemaat dan putra kiai Jombang diduga mencabuli santriwatinya menghebohkan masyarakat.

Kasus yang melibatkan tokoh agama dan sudah dilaporkan masing-masing korban itu sedang diproses oleh penyidik Polda Jatim di Subdit IV Renakta Ditreskrimum.

Penyidik berusaha keras mengusut kasus pendeta yanng dilaporkan memerkosa jemaat perempuan saat masih usia sekitar 12 tahun. 

Sedangkan kasus dugaan pencabulan oleh putra kiai Jombang tak kunjung tuntas. Alotnya memeriksa terlapor pelecehan seksual, MSAT (44) masih dialami penyidik Polda Jatim.

Direktur Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Pol R Pitra Andrias Ratulangie mengungkapkan, pihaknya sedang mendalami keterangan sejumlah orang saksi lain.

Sejumlah orang saksi yang enggan disebut Andrias bisa disebut sebagai saksi kunci.

Kabar terbaru kasus dugaan Pendeta Perkosa Jemaat di Surabaya, kata polisi lokasi berhubungan badan di gereja.
Kabar terbaru kasus dugaan Pendeta Perkosa Jemaat di Surabaya, kata polisi lokasi berhubungan badan di gereja. (SURyA.co.id/LUHUR PAMBUDI)

"Ada beberapa saksi, saksi kunci katakanlah ya, yang kami mintai keterangan, masih kami cari," katanya di Lobby Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Jumat (6/3/2020).

Andrias mengatakan, pihaknya masih terus menjalin komunikasi pada pihak keluarga terutama orangtua MSAT untuk segera menyerahkan anaknya agar segera diproses oleh pihak kepolisian.

Namun pihaknya enggan bersikap gegabah atau pun reaksioner dalam mengupayakan hal tersebut.

"Kami berharap secepatnya. Tapi kami melihat situasi di lapangan. Kalau dengan orangtua (MSAT) sering, dan itu mudah-mudahan ke depannya bisa," tuturnya.

Halaman
1234
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved