Berita Madiun

Kaji Mbing Meminta 446 Pejabat Fungsional Pemkab Madiun yang Baru Dilantik Jaga Kekompakan

Bupati Madiun, Ahmad Dawami melantik dan mengambil sumpah janji dari 446 pejabat fungsional yang baru di lingkungan Pemkab Madiun, Rabu (4/3/2020).

surabaya.tribunnews.com/rahadian bagus
Kaji Mbing memberikan sambutan usai melantik 446 pejabat fungsional, di Pendopo Muda Graha. (FOTO dok.humas pemkab madiun) 

SURYA.co.id|MADIUN - Bupati Madiun, Ahmad Dawami melantik dan mengambil sumpah janji dari 446 pejabat fungsional yang baru di lingkungan Pemkab Madiun, Rabu (4/3/2020).

Pelantikan ini digelar di Pendopo Muda Graha, Kabupaten Madiun.

Bupati yang akrab dipanggil Kaji Mbing, dalam sambutannya mengatakan jabatan fungsional dan struktural sekilas memang berbeda, namun bukan berarti pisah. Dalam konteks untuk menjalankan roda pemerintahan, keduanya harus menjadi satu dan bekerjasama.

“Kadang kalau sudah dilantik jadi fungsional, sudah pisah dengan struktural, ini yang salah. Antara fungsional dan struktural tetap menjadi satu karena ada tupoksi masing-masing,” kata Kaji Mbing.

Kaji Mbing berulang kali menegaskan, pada tahun ini, Pemkab Madiun mempunyai target untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga jabatan funsional menjadi garda yang terdepan.

Sebab, kata Kaji Mbing, jabatan fungsional seperti di bidang pendidikan dan kesehatan harus mampu memberi pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“Jika ditarik ujungnya, pasti untuk peningkatan PAD. Ini menjadi tugas kita bersama,” ujarnya.

Begitupun untuk meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan daerah, Kaji Mbing berpesan bahwa kolaborasi pengelolaan administrasi keuangan di jabatan fungsional maupun struktural juga menjadi penting.

Dikatakan Kaji Mbing, WTP tidak bisa diraih oleh struktural ataupun fungsional saja, tapi keduanya harus bahu-membahu saling melengkapi untuk bisa mewujudkannya.

“Jadi keduanya tidak ada pemisahan diri. Kalau sampai terjadi, perintah dari atas tidak akan tidak seiring sejalan, akhirnya apa yang menjadi perencanaan di OPD tidak tercapai. Untuk itu, kita harus tetap bersama,” katanyam

Kaji Mbing menuturkan, pelantikan ini menjadi momen untuk menambah kekompakan, sehingga apa yang menjadi tujuan bersama bisa segera tercapai.

Ia menambahkan, Kabupaten Madiun telah banyak meraih prestasi dan penghargaan, di antaranya program penyaluran dana desa.

“Salah satu contoh, program penyaluran Dana Desa kita menjadi rujukan nasional. Ini berkat kerja keras dan kebersamaan kita. Dengan pelantikan ini, kebersamaan harus tetap terjalin. Mudah-mudahan jebatan ini menjadi amanah sehingga apa yang menjadi cita-cita bersama bisa terwujud, yakni Kabupaten menjadi yang Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur jadi terwujud,” tambahnya.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved