Berita Mojokerto

1.452 Jemaah Umrah Terkatung-Katung, Begini Komentar Kemenag Kabupaten Mojokerto

Nasib ribuan jemaah umrah Kabupaten Mojokerto sampai sekarang masih terkatung-katung menunggu kepastian jadwal pemberangkatan

mohammad romadoni/surya
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto, Mukti Ali, saat memberikan keterangan soal kebijakan Kerajaan Arab Saudi yang menghentikan sementara perjalanan Umrah secara mendadak 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Nasib ribuan jemaah umrah Kabupaten Mojokerto sampai sekarang masih terkatung-katung menunggu kepastian jadwal pemberangkatan ke Tanah Suci.

Mereka gagal berangkat lantaran ada larangan kebijakan Kerajaan Arab Saudi yang menghentikan sementara perjalanan Umrah secara mendadak karena dipicu merebaknya virus Corona di berbagai negara muslim, termasuk Indonesia. Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto, Mukti Ali, menjelaskan sesuai laporan pemilik biro perjalanan atau travel tour tercatat ada ribuan jadwal pemberangkatan Umrah di seluruh Kabupaten Mojokerto terbengkalai.

"Ada tujuh biro perjalanan yang melaporkan pembatalan jadwal pemberangkatan Umrah menyusul adanya kebijakan larangan Umrah dari Kerajaan Arab Saudi," ungkapnya kepada Surya, Rabu (4/3/2020).

Adapun data jadwal dari masing-masing biro perjalanan tersebut meliputi:

1. PPIU Laroiba Mubina Tour berjumlah 165 jemaah Umrah maksimal pemberangkatan Umrah tanggal 24 Maret 2020.

2. PPIU Arie Tour 23 jemaah Umrah pada tanggal 2 April 2020.

3. Nabila Tour, 89 jemaah Umrah pemberangkatan tanggal 25 Maret 2020.

4. Alrahmah gabungan PPIU lain sebanyak 128 jemaah Umrah.

5. Azam Tour 20 jemaah Umrah pada 21 Maret 2020.

6. Tour Travel Semesta Bertowaf 27 jemaah Umrah.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved