Berburu Masker di Tengah Corona

Wali Kota Malang Ingatkan Pedagang Agar Tak Menimbun Masker

Wali kota Malang, Sutiaji, mengingatkan para pedagang untuk tidak menahan dan menimbun masker di tengah kelangkaan masker akibat merebaknya corona

Wali Kota Malang Ingatkan Pedagang Agar Tak Menimbun Masker
suryamalang/aminatus sofya
Sebuah toko swalayan di Kota Malang mengumumkan bahwa mereka tak lagi memiliki stok masker dan hand sanitizer. 

SURYA.co.id | MALANG - Kelangkaan masker di Kota Malang membuat Wali Kota Malang, Sutiaji berencana akan melakukan sidak.

Sidak tersebut dilakukan untuk melihat ketersediaan masker di Kota Malang.

Langkah tersebut diambil oleh Sutiaji mengingat hampir di sejumlah apotek atau toko obat-obatan tidak lagi menjual masker.

"Insyaallah besok atau kapan, kami akan agendakan sidak," ucap Sutiaji kepada awak media, Selasa (3/3).

Sutiaji juga berpesan kepada penjual atau penyedia masker agar tidak menimbun masker.

Menurutnya, dengan cara menimbun dan kemudian menjual lagi dengan harga yang lebih mahal akan menimbulkan masalah baru.

Untuk itu, operasi pasar ini akan dilakukan guna melihat dan mendata jumlah masker yang masih tersedia di Kota Malang.

"Kami minta semua penyedia jangan sampai ambil keuntungan dari situasi ini. Kalau ketahuan menimbun masker akan kami beri tindakan," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kelangkaan masker mulai melanda Kota Malang pasca merebaknya kasus virus corona di sejumlah negara termasuk Indonesia.

Kelangkaan masker tersebut disebabkan karena tidak adanya ketersediaan masker di sejumlah apotek atau toko obat-obatan.

Halaman
123
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved