Berita Tulungagung

Pencuri Ikan Gurami Tulungagung Sudah Beraksi Lama, Petani Ikan Yakin Ada Oknum yang Jadi Penadah

Satu dari kawanan pencuri ikan ditangkap warga Desa Purworejo, Kecamatan Ngunut, TUlungagung

Foto Istimewa
Terduga pencuri ikan saat ditangkap warga Desa Purworejo, Kecamatan Ngunut. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Satu dari kawanan pencuri ikan ditangkap warga Desa Purworejo, Kecamatan Ngunut, Selasa (3/3/2020) pukul 03.00 WIB. Wawan, nama terduga pelaku yang ditangkap, beraksi bersama dua temannya yang melarikan diri.

Warga menemukan satu karung berisi sekitar 70 kilogram ikan gurami, dan puluhan kilogram lainnya belum sempat dimasukkan karung. Menurut pengurus Kelompok Tani Ikan Mina Makmur Desa Bendil Jati Wetan, Kecamatan Sumbergempol, Yoyok Mubarok, aksi maling ikan ini sudah lama beraksi.

"Sebenarnya aksi maling ikan itu sudah ada sejak tahun 90-an. Sekarang kondisinya malah sudah berkurang dibanding dulu," ujar Yoyok.

Viral Video Maling Ikan di Tulungagung, Dikepung Warga saat Sembunyi di Gorong-gorong

Yang menjadi sasaran kawanan pencuri ini selalu ikan jenis gurami.

Sebab, ikan ini bernilai ekonomis tinggi di antara jenis ikan konsumsi lain.

Gurami juga lebih mudah ditangkap dibanding ikan patin atau lele.

"Harga gurami kan bisa dua kali lipat dibanding patin. Menangkapnya juga lebih gampang," ungkap Yoyok.

Wilayah Kecamatan Ngunut dan Sumbergempol selama ini menjadi sentra budidaya ikan konsumsi di Tulungagung.

Tak heran, kawanan pelaku banyak beraksi di dua wilayah ini.

Dulu untuk mencegah pencurian ikan gurami, pemilik kolam biasanya memasang patok kayu yang dilengkapi banyak paku di dalam air kolam.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved