Berita Jawa Timur

Gunung Semeru Mengalami 18 Kali Erupsi Sepanjang Hari

Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, dalam sehari gunung Semeru mengalami 18 kali erupsi dengan amplitudo 10-22 mm.

Gunung Semeru Mengalami 18 Kali Erupsi Sepanjang Hari
surya/hayu yudha prabowo
Pesawat militer terbang dengan latar belakang Gunung Semeru saat difoto dari Kota Malang, Jumat (4/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYA.co.id | LUMAJANG - Gunung Semeru masih menunjukkan peningkatan aktivitas pada pengamatan sepanjang Senin (2/3).

Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, dalam sehari gunung Semeru mengalami 18 kali erupsi dengan amplitudo 10-22 mm.

“Lama gempa 65-200 detik,” ujar petugas di pos pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi,  Selasa (3/3/2020).

Guguran gempa juga terjadi sebanyak satu kali dengan amplitudo 7 mm dengan lama gempa 175 detik. Selain itu, gempa harmonik terekam sebanyak 10 kali dengan amplitudo 3-10 mm, dan lama gempa 130-345 detik.

“Sementara cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah timur laut, timur dan selatan. Suhu udara sekitar 23-28°C,” ujarnya.

Meski mengalami peningkatan aktivitas, gunung setinggi 3.676 mdpl itu tetap berada di level II atas waspada. Kemarin (2/3), Gunung Semeru juga mengalami erupsi sebanyak 49 kali dan 14 kali mengeluarkan lava.

PVMBG mengimbau masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 1 hingga 4 kilometer di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif. Kawasan sebagai alur luncuran awan panas itu biasa disebut Jonggring Saloko.

“Masyarakat diminta mewaspadai gugurnya kubah lava di kawah Jonggring Saloko,” imbau dia.

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved