Berita Banyuwangi

Dikunjungi 35 Mahasiswa Hongkong, Kabupaten Banyuwangi Intensif Lakukan Pemeriksaan Kesehatan

Wisata arsitektur ini telah banyak dilakukan oleh mahasiswa dalam dan luar negeri dalam beberapa tahun terakhir.

Dikunjungi 35 Mahasiswa Hongkong, Kabupaten Banyuwangi Intensif Lakukan Pemeriksaan Kesehatan
Foto Humas Pemkab Banyuwangi
Mahasiswa Fakultas Arsitektur Universitas Hongkong yang sedang melakukan wisata arsitektur di Kabupaten Banyuwangi menjalani pemeriksaan kesehatan. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Saat ini terdapat 35 mahasiswa Fakultas Arsitektur Universitas Hongkong, sedang melakukan “wisata arsitektur” untuk melihat pengembangan dan penataan daerah dengan pelibatan para arsitek seperti telah dijalankan Banyuwangi selama ini.

Wisata arsitektur ini telah banyak dilakukan oleh mahasiswa dalam dan luar negeri dalam beberapa tahun terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr. Widji Lestariono, terkait kedatangan rombongan mahasiswa Hongkong tersebut mengatakan, begitu tiba di Banyuwangi seluruh rombongan langsung dilakukan pemeriksaan.

"Dinas Kesehatan Banyuwangi telah melakukan tindakan antisipasi untuk pencegahan virus Corona. Mengingat Hongkong merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi tinggi penularan virus tersebut," kata Rio, Selasa (3/3/2020).

Rio menjelaskan, rombongan mahasiswa tersebut tiba di Banyuwangi, Senin (2/3/2020).
Semua anggota rombongan langsung dilakukan pemeriksaan awal meliputi suhu tubuh dan gejala Infeksi saluran pernafasan atas, oleh petugas Dinkes.

"Pemeriksaan ini dilakukan karena dua indikasi tersebut merupakan gejala awal apabila terjangkit virus corona," kata Rio.

Selain saat baru tiba di Banyuwangi, rombongan tersebut juga terus dipantau setiap hari.
Petugas Dinkes melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan gejala ISPA setiap hari di hotel tempat mereka menginap selama mereka berada di Banyuwangi sampai kepulangan dalam waktu dekat.

"Hingga hari ini (Selasa), tidak ada yang terindikasi terjangkit virus Corona. Semua mahasiswa dalam kondisi sehat," katanya.

Dinkes telah mewajibkan mereka menggunakan masker selama beraktivitas di Banyuwangi, terutama saat melakukan aktifitas di luar ruangan.

Dinkes bahkan telah membagikan masker kepada mereka.

Rio menambahkan, Pemkab Banyuwangi berterima kasih atas respons dari berbagai kelompok peminat wisata arsitektur dari dalam dan luar negeri, yang selama ini rutin berkunjung ke Banyuwangi untuk melihat pendekatan pembangunan kota dengan melibatkan arsitek yang telah dilakukan Banyuwangi.

Termasuk kunjungan 35 mahasiswa Fakultas Arsitektur dari Hongkong.

"Namun kami juga harus melakukan pemantauan intensif terhadap rombongan tersebut demi kebaikan bersama. Apabila dalam pemantauan tersebut ada prosedur operasional yang membuat kurang nyaman delegasi luar negeri, kami mohon dimaklumi karena ini demi kebaikan bersama," tambah Rio.

Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved