Berita Kediri

Sering Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, Pelajar SMP di Kediri Dilarang Naik Motor Sendiri

Pelajar SMP diingatkan untuk tidak mengendarai sepeda motor sendiri. selain belum memiliki SIM, sering terjadi kecelakaan dengan korban pelajar.

surya.co.id/didik mashudi
Kapolsek Ngadiluwih AKP Muhklason merogoh dompetnya untuk memberikan hadiah siswa SMPN 2 Ngadiluwih yang menjadi tim Kejurprov sepak bola pelajar, Senin (2/3/2020). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Pelajar SMP diingatkan untuk tidak mengendarai sepeda motor sendiri.

Masalahnya, selain belum memiliki SIM, sering terjadi kecelakaan lalu lintas dengan korban para pelajar.

"Akhir-akhir ini sering terjadi laka lantas yang melibatkan pelajar. Kejadian itu akibat dari tidak tertib dan disiplinnya mereka dalam berkendara," ungkap AKP Muhklason,SH, Kapolsek Ngadiluwih saat menjadi Pembina Upacara di SMPN 2 Ngadiluwih, Senin (2/3/2020).

Diungkapkan AKP Muhklason, laka lantas tidak hanya terjadi di jalan jalur utama, namun juga di jalan perkampungan sering terjadi kecelakaan.

Kejadian itu akibat tidak paham tentang pentingnya berlalu lintas yang benar.

Kapolsek juga prihatin saat ini siswa SMP sudah banyak yang mengendarai sepeda motor.

Padahal para siswa masih belum memenuhi syarat untuk mengurus SIM.

"Namun yang dilakukan malah seperti pamer kepada petugas. Coba bayangkan sudah tidak memiliki SIM, tidak pakai helm bahkan kadang boncengan tiga," ungkapnya.

Diimbau kepada pelajar SMP sebaiknya berangkat sekolah diantar orangtua atau saudaranya yang sudah memiliki SIM.

Selain itu naik angkot serta angkutan sekolah yang tidak membebani siswanya.

Kapolsek yang mantan atlet judo itu juga mengingatkan orangtua dan guru agar siswanya tidak terpengaruh kenakalan remaja seperti mengonsumsi miras, terlibat perkelahian serta membolos sekolah.

Karena anggota Polsek Ngadiluwih yang melakukan patroli sering menjumpai siswa yang membolos sekolah saat jam pelajaran.

"Kalau masih menjumpai ada siswa membolos guru atau orangtua bisa menghubungi polisi atau Satpol PP," ujarnya.

Kapolsek Ngadiluwih juga memberikan hadiah kepada Dani Kurniawan, siswa yang berprestasi menjadi atlet sepak bola yang memperkuat tim Kejurprov tingkat SMP dari Kabupaten Kediri.

"Hadiah ini merupakan apresiasi dari kepolisian untuk memberikan motivasi kepada siswa lainnya untuk berprestasi di bidang apapun yang positif untuk menunjang belajarnya maupun masa depannya," ungkapnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved