Lapoc Cak

Rolak Outbound Surabaya Sepi Aktivitas Anak-anak, Banyak yang Pilih Kegiatan ke Luar Kota

Sebagai salah satu tempat permainan alam terbuka, Rolak Outbound sempat ramai dikunjungi anak-anak.

Rolak Outbound Surabaya Sepi Aktivitas Anak-anak, Banyak yang Pilih Kegiatan ke Luar Kota
surya.co.id/sugiharto
Kondisi Rolak Outbound yang merana, dari sepi aktivitas anak-anak hingga paving yang ditumbuhi lumut. 

Surya.co.id | SURABAYA - Sebagai salah satu tempat permainan alam terbuka, Rolak Outbound sempat ramai dikunjungi anak-anak.

Mulai beroperasi sejak 2012 dan diresmikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, lokasi bermain ini berada di lahan bantaran sungai.

Sayangnya, wahana edukatif ini tak lagi banyak dikunjungi anak-anak. Saat Surya mendatangi lokasi yang berada di Jalan Karah no 4 Surabaya ini, Rolak Outbound tampak sepi.

Tak hanya itu, paving-paving diselimuti lumut. Beberapa titik tanah tampak becek.

Sampah-sampah daun juga terlihat menumpuk.

Bahkan, di salah satu wahana permainan yakni labirin, terdapat tumpukan kayu. Beberapa sampah plastik pun terlihat berceceran.

Meski demikian, fasilitas outbound seperti flying fox, jaring laba-laba, dan jembatan tali, masih terbilang bagus dan aman digunakan oleh anak-anak.

"Sayang sekali sih kalau sampai tidak ada yang mengunjungi. Beberapa tahun lalu memang sempat rampai ya. Tetapi perlahan menyusut eksistensinya," ungkap Virgita, warga Lakasantri Surabaya, Minggu (1/3/2020).

Menurutnya, sepinya anak-anak yang datang terjadi karena masyarakat lebih banyak yang memilih outbound ke luar kota.

"Outbound identiknya kan ke luar kota. Yang gratis, seperti Taman Flora aja jarang. Apalagi yang bayar seperti Rolak. Mungkin juga kurang safety," ujar Virgita.

Tampak dari luar, Rolak Outbond memang dirasa kurang meyakinkan. Namun, ia berpendapat jika dibersihkan, akan sangat representatif bagi anak-anak

"Letaknya di sebelah sungai juga, kan jarang ada tempat outbond di samping bantaran sungai," tandasnya.

Sarana pembelajaran
Sementara itu, Edgar, mahasiswa yang tinggal di wilayah Ketintang, juga mengatakan hal yang serupa.
"Biasanya saya ke sana untuk makan sih. Beberapa kali lihat lokasi outbound. Kondisinya memang hampir selalu sepi. Apalagi sekarang pavingnya berlumut," tandasnya.

Padahal, ia melanjutkan, Rolak Outbound bisa menjadi sarana pembelajaran yang menarik bagi anak-anak.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved