Single Focus

Organda Surabaya Sebut Sepinya TIJ Salah Satunya karena Turunnya Tipe Terminal dari B Menjadi C

"Kan semula Terminal Joyoboyo tipe B diturunkan grade jadi tipe C, akibatnya angkutan dari luar daerah tidak bisa masuk,"Ketua DPC Organda Surabaya.

surya.co.id/firman rachmanudin
Ketua DPC Organda Surabaya, Drs H Sunhaji Ilahoh 

 SURYA.co.id | SURABAYA - Terminal Joyoboyo kini telah berganti wajah, dari semula terlihat tak terawat menjadi salah satu terminal yang punya daya tampung parkir empat lantai usai dibangun Pemkot Surabaya dengan anggaran mencapai Rp 20 miliar.

Meski begitu, kecantikan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) tak seiring antusiasme masyarakat untuk menggunakan moda transportasi umum, seperti angkot (lyn).

Hari-hari di TIJ masih terlihat lengang. Ketua DPC Organda Surabaya, Drs H Sunhaji Ilahoh mengatakan, banyak faktor yang membuat TIJ tetap sepi. Salah satunya, penurunan tipe terminal dari yang semula B menjadi C.

Hal itu, membuat angkutan umum antarkota tidak bisa singgah atau masuk di terminal itu.

"Kan semula Terminal Joyoboyo tipe B diturunkan grade jadi tipe C, akibatnya angkutan dari luar daerah tidak bisa masuk. Angkutan pengumpan dari desa-desa, seperti lyn TA jurusan Porong -Surabaya tidak bisa masuk. Gimana bisa ramai. Kalau pengen ramai harus ada angkutan dari Lamongan, Mojokerto, Gresik," sebutnya, Sabtu (29/2).

Tak hanya penurunan tipe, Sunhaji juga mengkritisi pengelolaan terminal yang terkesan membunuh angkutan umum secara perlahan melalui aturan.

"Aturan itu dibuat tujuannya bagus, tetapi bukan hanya aturan, harus ada solusi bagi pengusaha atau sopir angkutan umum," ucapnya.

Satu contoh, yang boleh masuk yang hidup KIR-nya, STNK harus hidup, KIR hidup, sedang faktanya sudah banyak unit yang jelek.

Dengan aturan yang ketat itu, akibatnya nampak angkot di pinggir kali yang tidak boleh masuk ke dalam. Tetapi, tidak diimbangi subsidi.

Tak ada jaminan
Sunhaji menambahkan, tak ada langkah serius pemerintah memberikan solusi bagi angkutan umum yang sudah berusia renta.

Halaman
12
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved