Breaking News:

Citizen Reporter

Berani Mendongeng dan Menulis Dongeng, Diuji di Halaman Sekolah SMAN 1 Kebomas Gresik

Mendongeng merupakan salah satu aplikasi keterampilan berbicara dalam pelajaran Bahasa Indonesia di SMAN 1 Kebomas Gresik.

citizen reporter/Laili Rusmawaty
Ujian Praktik Bahasa Indonesia di SMAN 1 Kebomas Gresik diisi dengan mendongeng di depan siswa lain. 

Jika dongeng dikisahkan remaja di depan teman-temannya, itu unik. Mereka mendongeng saat Ujian Praktik Bahasa Indonesia di kelas 12 Bahasa dan 12 IPS3 SMAN 1 Kebomas Gresik. Kegiatan itu yang dikaitkan dengan kompetensi dasar menceritakan kembali isi cerita rakyat yang didengar dan dibaca.

Aktivitas itu berlangsung Senin dan Selasa (3-4/2/2020). Aktivitas itu dilakukan untuk mengurangi kejenuhan dan ketegangan siswa dalam menghadapi ujian nasional. Bisa dikatakan itu kegiatan sersan, serius tetapi santai.

Mula-mula, siswa menulis naskah cerita rakyat yang didengar atau dibaca. Mereka bisa mencari di media massa atau buku. Apabila tulisan mereka bukan karya sendiri, harus dicantumkan sumber cerita. Naskah hasil karya sendiri mendapat penilaian lebih dari guru.

Ketika tampil di depan kelas, siswa dapat membawa alat peraga berupa boneka dan alat-alat yang lain. Alat peraga buatan sendiri medapatkan nilai lebih dibandingkan dengan alat-alat yang sudah jadi.

Kelas 12 IPS3 tampil di sekitar halaman sekolah dengan mengambil sudut lokasi yang cocok. Tampilan mereka didokumentasi dalam bentuk rekaman video atau foto. Kelas 12 Bahasa tampil langsung di kelas dan ditonton teman-temannya.

Penilaian keterampilan berbicara dalam mendongeng meliputi vokal, ekspresi/mimik, penampilan berupa alat peraga, dan kostum. Waktu yang dibutuhkan untuk mendongeng maksimal 7 menit. Siswa juga harus bisa menjelaskan pelajaran yang didapat dari cerita yang ia sampaikan.

Pada keterampilan menulis, apabila naskah itu buatan sendiri, maka guru akan memberi nilai lebih daripada siswa yang mengambil dari karya orang lain. Itu mendorong siswa untuk kreatif dan dapat menuangkan gagasan dalam tulisan.

Setelah kegiatan mendongeng selesai, rekaman video yang dibuat disimpan di Google Drive atau dikumpulkan dalam satu file. Kumpulan naskah dongeng, juga dikumpulkan dan dijilid menjadi sebuah antologi dan disimpan di perpustakaan.

Siapa tahu, kelak mereka bisa seperti Pak Raden alias Pak Suyadi pencipta Si Unyil, Kak Seto, Kak Ria Enes, dan lain-lain. Mereka pun bisa menjadi animator berdasarkan naskah dongeng yang mereka buat seperti animasi Upin Ipin.

Tak banyak pendongeng di negeri ini. Padahal, mendongeng adalah kegiatan menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak-anak.

Laili Rusmawaty
Guru SMAN 1 Kebomas Gresik
lelyazid72@gmail.com

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved