Jumat, 17 April 2026

Berita Gresik

Banjir Kali Lamong kembali Genangi Jalan Raya Cerme - Boboh Gresik, Akses ke Surabaya Terancam Macet

Banjir Sungai Kali Lamong kembali mulai mengancam arus lalu lintas yang melintas di Jalan Raya Cerme dan Jalan Raya Boboh Menganti.

Penulis: Sugiyono | Editor: Parmin
surya.co.id/sugiyono
BANJIR KALI LAMONG - Jalan Raya Boboh Menganti Gresik tergenang air luapan banjir Kali Lamong, Minggu (1/3/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - Banjir Sungai Kali Lamong kembali mulai mengancam arus lalu lintas yang melintas di Jalan Raya Cerme dan Jalan Raya Boboh Menganti, sebab jalur tersebut mulai digendangi air, Minggu (1/3/2020).

Dari pantauan surya.co.id, banjir Sungai Kali Lamong mulai mengalir ke hilir yaitu di Kecamatan Cerme dan Menganti. Akibatnya, saluran air dari pemukiman penduduk dan lahan pertanian tidak bisa mengalir, sehingga memenuhi jalan raya. Yaitu Jalan Raya Cerme sebelum pintu tol Cerme Desa Tambakberas dan di Perempatan Boboh ke arah Benowo, Surabaya.

Akibat genangan air tersebut, arus lalu lintas menjadi padat merabat dan cenderung macet, sebab kendaraan-kendaraan besar mengurangi kecepatannya.

Selama ini, Jalan Raya Cerme dari arah Terminal Bunder menuju Surabaya Barat menjadi jalur alternatif untuk kendaraan-kendaraan berat, sehingga kepadatan kendaraan selalu terjadi.

Apalagi jalan Raya Cerme sekarang ini masih banyak yang rusak, sehingga mengakibatkan kemacetan semakin parah.

"Tadi pagi sampai siang, jalan Raya Cerme, sebelum pintu tol Cerme sudah digenangani banjir. Akibatnya terjadi kemacetan. Dan jalan rusak berlubang-lubang akibat tergenang banjir dan hujan," kata Sutikno, warga Cerme saat pulang kerja.

Selain jalan Raya Cerme dan Jalan Raya Boboh Menganti yang tergenang banjir, banjir juga menggenangi Jalan Raya Morowudi Kecamatan Cerme.

"Sore ini banjir Kali Lamong sudah menggenangi Jalan Raya Cerme, Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme dan Jalan Raya Morowudi sejak kemarin," imbuhnya.

Namun, dari banjir tersebut belum ada petugas lalu lintas dari Polres Gresik dan Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik untuk mengatur lalu lintas, sehingga banyak kendaraan yang kawatir terperosok ke lubang jalan yang tertutup banjir.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik Nanang Stiawan mengatakan, mudah-mudahan banjir Kali Lamong segera surut.

Sehingga, petugas belum dikerahkan ke lokasi. Sebab, kedalaman air yang menggenangi jalan masih dangkal.

"Dari informasi, banjir Sungai Kali Lamong akan segera surut," kata Nanang. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved