Berita Situbondo

Terungkap Penyebab Pria Tergeletak di Pinggir Warung akhirnya Tewas di Situbondo

Ahmad Qusairi, yang ditemukan tewas tergeletak di depan warung pinggir jalan raya Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo.

surya.co.id/izi hartono
Kapolres Situbondo AKBP Sugandi memastikan pria tergeletak di warung akhirnya tewas karena kecelakaan lalu lintas. 

SURYA.co.id | SITUBONDO - Ahmad Qusairi, yang ditemukan tewas tergeletak di depan warung pinggir jalan raya Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, ternyata akibat kecelakaan.

Hal ini dipastikan dari penjelasan Pihak Kepolisian Resort Situbondo bahwa pria berusia 34 tahun warga Desa Pesisir, Kecamatan Besuki, Situbondo itu, tewas akibat korban kecelakaan lalu lintas.

"Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi korban ditabrak truk," ujar AKBP Sugandi Kapolres Situbondo, kepada Surya.co.id, Jumat (28/2).

Selain itu, lanjut Kapolres, kecelakaan itu diperkuat oleh keterangan teman korban, karena sebelum kejadian korban dalam kondisi mabuk minuman keras.

"Kita masih akan mendalaminya," katanya.

AkBP Sugandi menjelaskan, kekuarga korban tidak mau jasad Ahmad Qusairi dilakukan autopsi dan keluarga menerima sebagai misibah.

"Keluarga menolak jenazahnya akan diautopsi," jelasnya.

Seorang pria ditemukan tergeletak di pinggir jalan Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Kamis (27/02/2020) malam.

Pria yang diketahui bernama Ahmad Qusairi, warga Desa Pesisir, Kecamatan Besuki, tewas diduga menjadi korban pembacokan.

Korban ditemukan dalam tergeletak di depan warung milik Bu Er (57) warga setempat.

Warga yang mengetahui ada orang tergeletak langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit.

Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong. Korban meninggal saat menuju rumah sakit Besuki.

Penulis: Izi Hartono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved