Berita Gresik

Datangi Lokasi Banjir, Kapolres Gresik Berikan Imbauan Ini Kepada Warga

Sudah empat hari Kabupaten Gresik terendam banjir luapan sungai Kali Lamong.

Polres Gresik
Kapolres Gresik menyapa pengendara di jalan raya Morowudi, Kecamatan Cerme, Sabtu (29/2/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - Sudah empat hari Kabupaten Gresik terendam banjir luapan sungai Kali Lamong. Ratusan rumah terendam. Saat ini banjir masih berada di Kecamatan Cerme.

Menurut data Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, banjir melanda sedikitnya tujuh desa di kecamatan Cerme. Paling parah di Desa Guranganyar.

Ada 270 rumah tergenang air setinggi 80 centimeter, kemudian di perumahan Cerme Prismaland ketinggian air mencapai 130 centimeter.

Kemudian di Desa Morowudi, ada 250 rumah terendam banjir. Ketinggian air mulai berangsur surut hanya 15 centimeter. Sedangkan jalan Raya Morowudi masih terendam banjir 20 centimeter.

Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo, memantau debit air di sepanjang jalan Morowudi Kecamatan Cerme.

Jalan alternatif penghubung Gresik menuju Lamongan maupun Mojokerto itu terendam banjir sejak Kamis (27/2/2020) lalu.

Didampingi Wakapolres Gresik, Kompol Dhyno, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Erika Purwana Putra, Kabag Ops Polres Gresik, AKP Fatikh Dedy Setyawan, Kapolsek Cerme, AKP Nur Amin, mengunjungi balai desa Morowudi.

Bersama Kepala Desa Morowudi M Soleh, Kusworo meninjau posko yang berada di balai desa.

Mantan Kapolres Jember ini juga meninjau pos kesehatan yang berada di balai desa.

Alumnus Akpol 2000 itu juga menyapa para pengguna jalan baik roda dua maupun lebih agar lebih waspada.

Mengingat genangan air menutup lubang di sepanjang jalan.

"Tujuan saya datang ke lokasi banjir adalah memastikan anggota kepolisian betul-betul tetap memantau wilayahnya dan betul-betul ada ditengah masyarakat sehingga seandainya masyarakat membutuhkan Polri, TNI dan BPBD, Insya Allah kami mudah ditemui oleh masyarakat dan segera memberikan bantuan," ujarnya, Sabtu (29/2/2020).

Kapolres yang juga menyapa dan meminta agar warga tidak ragu untuk mengungsi ke posko jika ketinggian air terus meninggi.

"Jika ketinggian air terus meningkat warga diharapkan langsung ke posko," tutupnya.

Penulis: Willy Abraham
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved