Mainbasket Bareng KFC

Akui Kurang Sehat, Tim Classic Telan 2 Kali Kekalahan dalam Kompetisi 3x3 MAINBASKET Bareng KFC

Tim Classic juga memuji kegesitan pemain IPH East Child dalam kompetisi terakhir MAINBASKET bareng KFC pekan keempat.

Akui Kurang Sehat, Tim Classic Telan 2 Kali Kekalahan dalam Kompetisi 3x3 MAINBASKET Bareng KFC
SURYA.co.id/Akira Tandika Paramitaningtyas
Tim Classic dari SMA ITP Surabaya telan 2 kali kekalahan dalam kompetisi 3x3 MAINBASKET bareng KFC, Sabtu (29/2/2020), di KFC Basuki Rahmat. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tim Classic harus menelan dua kali kekalahan di pekan kelima Kompetisi 3x3 MAINBASKET bareng KFC, Sabtu (29/2/2020).

Dalam kompetisi pertama, tim yang beranggotakan empat orang itu kalah telak dengan skor 0:14 dengan tim Familia.

Hal sama juga berlanjut pada pertandingan kedua yang mempertemukan tim Classic dengan IPH East Child dengan perolehan skor 0:21.

Lukas Bima, salah seorang anggota tim Classic mengatakan, kekalahan timnya kali ini lantaran mereka tengah dalam kondisi yang kurang sehat.

"Selain itu, penampilan kami di pekan keempat ini kurang kompak dan kurang berlatih, sehingga mengalami kekalahan," ujar siswa SMA Intensif Taruna Pembangunan (ITP) Surabaya itu.

Lukas mengakui kehebatan dua tim yang mengalahkan Classic sore ini, salah satunya yakni IPH East Child.

Menurut Lukas, dari segi fisik, tim Classic berada di bawah IPH East Child.

"Tim dari IPH East Child lebih tinggi dari kami. Selain itu pertahanan mereka juga lebih kuat dan lebih jago membawa bola," terang Lukas.

Selain itu, tim Classic juga memuji kegesitan pemain IPH East Child dalam kompetisi terakhir MAINBASKET bareng KFC pekan keempat.

Ke depannya, Classic berharap dapat lebih unggul dari tim-tim lain, mengingat masih ada beberapa kompetisi yang harus mereka ikuti.

Untuk mewujudkan hal itu, Rahardian, salah satu anggota Classic, ingin agar rekan-rekannya lebih giat dalam berlatih.

Tim Tawheed Manfaatkan Pertahanan Lemah Dark Horse untuk Curi Poin di Event Mainbasket Bareng KFC

"Saya pinginnya teman-teman bis lebih giat lagi dan semua pemain bisa ikut berlatih semua," kata Rahardian.

Rahardian juga menambahkan agar seluruh pemain bisa berkomunikasi satu sama lain agar tercipta chemistry yang kuat.

Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved