Berita Mojokerto

2 Rumah Hanyut dan 15 KK Terancam Longsor Akibat Abrasi Sungai Marmoyo di Kemlagi Mojokerto

Sebanyak puluhan rumah warga terancam terkena abrasi Sungai Marmoyo Kabupaten Mojokerto

mohammad romadoni/surya
Tanda peringatan tanah longsor yang dipasang warga di dekat lokasi abrasi Sungai Marmoyo di dusun Tugurejo RT04/RW 03, Desa Mojojajar, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Sebanyak puluhan rumah warga terancam terkena abrasi Sungai Marmoyo di Dusun Tugurejo RT04/RW 03, Desa Mojojajar, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Terjadinya abrasi sungai Marmoyo sejak 2009 tersebut bahkan mengakibatkan 2 bangunan rumah warga dan satu kandang hewan ternak sapi hanyut.

Dampak abrasi sungai berbentuk cekungan itu semakin dekat dengan permukiman warga setempat sehingga mengancam keselamatan 15 Kepala Keluarga (KK) di desa setempat. Dari pengamatan di lapangan, sejumlah warga memasang tanda peringatan awas tanah rawan longsor di tepi jalan poros desa yang berada persis di samping lokasi abrasi sungai.

Mereka merasa ketar-ketir karena jika abrasi sungai Marmoyo ini terjadi sewaktu-waktu bisa mengakibatkan tanah longsor tentunya sangat membahayakan warga khususnya anak-anak yang barada di sekitar lingkungan tersebut.

Sueb (55) warga terdampak abrasi sungai Marmoyo menjelaskan saban tahun abrasi ini semakin parah apalagi di musim hujan cuaca ekstrem seperti ini.

Letak permukiman warga berada persis di belokan aliran sungai Marmoyo.

"Kalau aliran sungai Marmoyo mengalir deras langsung menggerus tanah di dekat permukiman warga setempat," ujarnya ditemui Surya di kediamannya, Sabtu (29/2/2020).

Ia mengatakan dulunya aliran sungai Marmoyo yang melintasi perkampungan ini berada 20 meter dari permukiman warga. 

Namun kemungkinan karena terkena abrasi menyebabkan aliran sungai Marmoyo semakin melebar.

Dampaknya, aliran sungai Marmoyo dalam jangka lama terus menggerus daratan hingga mengakibatkan tanah longsor di tep sungai.

"Abrasi sungai terjadi tidak hanya setiap tahun tapi saat hujan juga selalu longsor kalau dibiarkan warga khawatir rumahnya bisa hanyut," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved