Sosok

Potret Kamiliatun Nufus, Tak Malu Disebut 'Kutu Buku'

Ke mana pun pergi, buku selalu mendampingi Kamiliatun Nufus. Tak hanya satu, sejumlah buku akan selalu ada di dalam tasnya.

istimewa/dok pribadi
Potret Kamiliatun Nufus 

SURYA.co.id | GRESIK – Ke mana pun pergi, buku selalu mendampingi Kamiliatun Nufus. Tak hanya satu, sejumlah buku akan selalu ada di dalam tasnya.

Dara 19 tahun ini mengaku sejak kecil gemar membaca buku. Bahkan, sebuah buku seperti membuatnya seperti ada yang menemani jika ia sedang sendirian.

Dulu komik adalah bacaannya. Selain banyak gambar dan ceritanya urut membuatnya selalu penasaran dengan halaman yang dia buka.

Beranjak dewasa, Nufus sapaan akrabnya mulai sering berada di perpustakaan.

"Nah, di sana saya mulai membaca bacaan lain seperti, majalah, hingga novel," kata Nufus, Jumat (28/2/2020).

Meskipun jarang membaca sampai selesai satu buku penuh, mahasiswi semester satu Institut Keislaman Abdullah Faqih ini malah ketagihan.

Koleksi bukunya mulai banyak.

Tidak hanya novel dalam negeri saja yang dimilikinya saat ini.

Wanita kelahiran Bangkalan 5 Juni ini lebih suka membaca buku saat sendiri seperti di kafe atau di kamar.

“Membaca adalah hal yang menyenangkan karena dengan membaca saya merasa tidak sedang sendiri,” kata dia.

Nufus mengaku tidak risih atau pun malu disebut seorang kutu buku.

Terkadang, ia suka tertawa saat membaca buku yang ditulis oleh komedian seperti buku yang ditulis oleh komika Raditya Dika.

“Saya bisa menjadi diri sendiri saat membaca buku. Tidak seperti menonton film atau lain sebagainya yang berkarakter meniru,” tutupnya.

Penulis: Willy Abraham
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved