Senin, 13 April 2026

Perbankan

KPR Massal BNI Bulan Ini Tembus 2.046 Unit dari Kuota 12.000 Unit Rumah Susidi 2020

PT Bank Negara Indonesia (BNI) Persero, tahun ini mendapatkan kuota penyaluran sebesar 12.000 unit rumah subsidi.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
ban bni
GM Divisi Penjualan Konsumer BNI, Wiwi Suprihatno (ketiga dari kiri) bersama pejabat BNI lainnya serta Pemprov Jawa Timur, Pemkab Ngawi, juga OJK saat akad masal KPR secara serentak. 

SURYA.co.id | SURABAYA, SURYA - PT Bank Negara Indonesia (BNI) Persero, tahun ini mendapatkan kuota penyaluran sebesar 12.000 unit rumah subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Untuk mempercepat penyaluran rumah subsidi melalui KPR Sejahtera BNI FLPP, BNI kembali melaksanakan Akad Kredit Massal sebanyak 2.046 unit yang dipusatkan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (26/2/2020).

GM Divisi Penjualan Konsumer BNI, Wiwi Suprihatno, mengatakan bahwa, kuota penyaluran tersebut meningkat dari tahun ke tahun.

"Itu menunjukkan konsistensi BNI dalam mendukung program penyediaan satu juta rumah oleh pemerintah," kata Wiwi, Kamis (27/2/2020).

Secara nominal, BNI telah menyalurkan KPR FLPP senilai Rp 914 miliar, dan menyentuh 7.214 unit rumah pada tahun 2018. Kemudian tahun 2019, mencapai Rp 1,263 triliun, dan menyentuh 9.743 unit rumah.

Selain Wiwi, hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Eko Djoeli Heripoerwanto.

Kemudian Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Arief Sabaruddin, Direktur Manajemen Resiko BNI Osbal Saragi Rumahorbo, GM Divisi Manajemen Produk Konsumer Donny Bima, dan SVP Hubungan Kelembagaan Hermita,

Lalu, Head of Region BNI Malang Beby Lolita Indriani, serta perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Asosiasi Pengembang (REI, HIMPERA, APERSI, APERNAS Jaya), Pemprov Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Ngawi, Regulator dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kegiatan akad kredit massal tersebut selain dilaksanakan di Kota Ngawi, juga dilaksanakan secara serentak di Kota Mojokerto, Tuban, Pamekasan, Banyuwangi, Blitar, Malang, Jember, Kediri, Lumajang, Malang, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Situbondo, dan Tulungagung.

Selain itu, acara serupa juga dilaksanakan sejumalah kota di Indonesia.

Bersamaan dengan akad masal KPR tersebut, BNI juga melangsungkan pembukaan massal 2.046 tabungan BNI yang dilanjutkan dengan proses aktivasi 2.046 M-Banking untuk menunjang nasabah dalam melakukan transaksi e-Channel (Mobile Banking, Internet Banking, SMS Banking).

"Langkah ini merupakan upaya sebagai pelaksanaan Gerakan Ayo Menabung yang digelorakan oleh pemerintah untuk segenap masyarakat Indonesia," jelas Wiwi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved