Berita Sumenep

Kapolres Sumenep Sebut Pelaku Usaha Beras Oplosan Terancam Pidana 5 Tahun Penjara

Polres Sumenep mengungkap kasus dugaan beras oplosan di gudang UD Yudha Tama ART, Desa Pamolokan Sumenep.

Ali Hafidz Syahbana/TribunMadura.com
Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi, sedang mengecek di lokasi gudang yang diduga menjadi tempat pembuatan beras oplosan. 

SURYA.co.id | SUMENEP - Polres Sumenep mengungkap kasus dugaan beras oplosan di gudang UD Yudha Tama ART, Desa Pamolokan Sumenep. Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi menyatakan, ada lima orang pelaku usaha, baik pemilik gudang dan pekerjanya di gudang UD Yudha Tama ART diamankan untuk ditindak lanjuti perkaranya.

Gudang beras oplosan ini milik pengusaha berinisial L dan I, yang memang warga di Jalan Merpati Desa Pamolokan, Kecamatan/Kota Sumenep.

Dalam kasus ini katanya, penyidik Polres Sumenep telah memeriksa lima orang yang merupakan karyawan dan pemilik gudang beras oplosan yang diproduksi oleh UD Yudha Tama ART Affan Group.

"Sudah kami melakukan penyitaan dalam kasus ini untuk kelengkapan berkas perkara. Pelaku usaha ini diduga melanggar UU Perlindungan Konsumen Pasal 62, UU Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan dan UU Nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan. Ancaman hukumannya 5 tahun," tegasnya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved