Berita Surabaya

Aksi Begal Payudara Viral di Media Sosial, Polisi Surabaya Tingkatkan Patroli

Aksi itu dilakukan seorang pria yang mengendarai motor sendirian dan direkam warganet lalu diunggah ke media sosial Twitter

Aksi Begal Payudara Viral di Media Sosial, Polisi Surabaya Tingkatkan Patroli
surya.co.id/ahmad zaimul haq/kolase youtube kompas tv
Ilustrasi begal payudara 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kejadian tak mengenakkan bagi para pengendara yang melintas di Jalan Kedung Sroko Surabaya, lantaran menjadi korban begal payudara viral di media sosial.

Aksi itu dilakukan seorang pria yang mengendarai motor sendirian dan direkam warganet lalu diunggah ke media sosial Twitter, Rabu (26/2/2020).

Salah satu akun yang mengunggah adalah @aulia_auleea yang menuliskan "ada informasi seperti ini, mohon bantuan perlindungan terutama kami mahasiswi yang sering jalan di daerah ini".

Akun itu juga mengunggah informasi yang diblok warna merah yang bertuliskan seperti ini.

Salah satu akun Twitter yang melaporkan adanya begal payudara di kawasan Kedungsroko Kota Surabaya
Salah satu akun Twitter yang melaporkan adanya begal payudara di kawasan Kedungsroko Kota Surabaya (Twitter)

"Hati-Hati !! Bagi yg melintas di Jalan Kedung Sroko, Surabaya. Telah terjadi pelecehan payudara. Hari ini, Rabu, 26 Februari ada 2 korban yang terlecehkan. Plat L-6936-XU. Laki-laki menggunakan motor Jupiter warna biru. Sebarkan ya!!!," tulis akun @aulia_auleea.

Melihat kondisi ini, Kanit Reskrim Polsek Tambak Sari, Iptu Didik menjelaskan jika pihaknya belum menerima laporan terkait adanya pelecehan seksual itu.

Meski begitu, ia menegaskan akan meningkatkan patroli tertutup di wilayah tersebut.

"Laporan belum masuk dan kami akan tingkatkan patroli. Jika memang nanti ada laporan masuk kepolisian akan tindak lebih lanjut. Yang pasti dengan adanya informasi ini, patroli itu akan dilakukan seiring dengan aktifitas anak sekolah dan mahasiswa katanya," sebut Didik Jumat, (27/2/2020).

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran juga mengatakan jika masyarakat harus berani melaporkan kejadian pelecehan tersebut ke polisi agar dapat ditindak lanjuti.

"Ya itu meresahkan, masyarakat yang menjadi korban kami minta untuk melaporkan kejadian tersebut agar nanti bisa kami tindak lanjuti. Kami pujya unit PPA yang bekerja khusus untuk itu," singkat Sudamiran saat ditemui di Mapolrestabes Surabaya.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved