Kamis, 9 April 2026

Jemaah Umrah Terlantar di Bandara Juanda

Biro Perjalanan Kecewa Arab Saudi Mengeluarkan Larangan Umrah Sementara

Larangan ini mendapat reaksi dari sejumlah biro umroh di Kota Malang. Mereka berpendapat penyetopan itu berlebihan sebab belum ada kasus virus corona

SURYA.co.id/Fikri Firmansyah
Ratusan jemaah umrah terlantar di Terminal 1, Bandara Internasional Juanda, Kamis (27/2/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYA.co.id | MALANG - Pemerintah Arab Saudi resmi mengeluarkan larangan kunjungan kepada jemaah Umrah dan menutup akses ke makam Nabi Muhammad. Penyetopan sementara ini adalah imbas virus corona yang semakin meluas.

Larangan ini mendapat reaksi dari sejumlah biro umroh di Kota Malang. Mereka berpendapat penyetopan itu berlebihan sebab belum ada kasus virus corona di Indonesia.

“Mestinya jangan dipukul rata semua negara karena di Indonesia tidak ada kasus corona,” ujar pemilik Biro Umroh Saudaraku di Malang, Usman Masyur, Kamis (27/2/2020).

Larangan ini, katanya, secara otomatis membuat semua biro perjalanan umroh membatalkan jadwal yang telah disusun. Usman juga belum memutuskan ganti rugi apa yang akan diberikan kepada para jemaah gagal berangkat.

“Kami sampaikan apa adanya kepada para jemaah bahwa ini adalah kejadian tak terduga. Kami sampaikan yang sebenarnya saja,” kata dia.

Usman berharap larangan ini tidak berlangsung lama. Sebab antusiasme masyarakat Indonesia untuk berangkat Umroh sangat tinggi.

“Saya berharap tidak lama. Karena antusias masyarakat Indonesia untuk umroh itu besar,” tutupnya.

Larangan sementara untuk kunjungan umroh diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri Saudi Arabia melalui akun twitternya. Selain itu, pemerintah Arab Saudi juga melarang kunjungan turis dari negara yang terjangkit virus corona.

Penggunaan kartu identitas di luar paspor bagi kunjungan ke Arab Saudi untuk sementara juga tidak diperbolehkan. Namun, pengecualian diberikan bagi warga negara Arab Saudi yang meninggalkan tanah airnya menggunakan kartu identitas.

Warga negara dari negara-negara teluk yang terikat dalam Gulf Cooperation Council diberikan pengecualian serupa, jika mereka ingin keluar dari Arab Saudi setelah masuk cukup menunjukkan kartu identitasnya saja.

Penerbangan ke Arab Saudi dari Juanda Dibatalkan Setelah Arab Saudi Stop Umroh Sementara

450 Orang Jemaah Umrah Asal Jawa Timur Resmi Gagal Berangkat ke Arab Saudi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved