Breaking News:

Untag Surabaya Mulai Terapkan Pembelajaran Lintas Jurusan

Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya membuka pembelajaran lintas jurusan untuk menindaklanjuti kebijakan Kampus Merdeka

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/sulvi sofiana
Pembelajaran data science for communication menggunakan konsep e learning di Untag Surabaya, Rabu (26/2/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menindaklanjuti kebijakan Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar yang dicanangkan Mendikbud Nadiem Makarim, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya membuka pembelajaran lintas jurusan. 

Salah satunya, mahasiswa baru Prodi Ilmu Komunikasi angkatan 2020, bisa mengambil mata kuliah data science for communication. 

AAI Prihandari Satvikadewi, Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi mengatakan, Ilmu Komunikasi sebenarnya merupakan disiplin ilmu yang banyak, yang terdiri dari berbagai ilmu walaupun akarnya adalah ilmu sosiologi.

"Tetapi ketika sudah memasuki era kemajuan teknologi mau tidak mau ilmu komunikasi secara nature harus ikut bergerak, "urainya, Rabu (25/2/2020).

Dikatakan Vika, sapaan akrabnya, Kajian Ilmu Komunikasi adalah tentang broad casting, public relation (PR), ilmu komunikasi politik dan new media pasti akan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

"Jadi mata kuliah baru data science for communication dimunculkan salah satunya untuk mangakomodir hal itu. Mahasiswa komunikasi ataupun lulusan komunikasi Untag setidaknya harus ter-ekspose dengan pengetahuan atau wawasan tentang IT,"lanjutnya.

Ia menambahkan, teknologi media juga akan menentukan atau mempengaruhi pesan seperti apa yang harus disampaikan melalui media tersebut.

‘’Prinsip sebenarnya bukan mengejar kemajuan, tetapi kami merasa perlu mengetahui bagaimana data science itu bisa bermanfaat untuk publik. Ketika data begitu banyak, cara untuk mengolahnya diperlukan data science untuk pertanggung jawabannya ke publik, sehingga kita perlu mempelajari Information Technology atau IT,’’ ujarnya.

Selain data science, Vika mengatakan kedepannya akan bekerja sama dengan Fakultas Sastra.

Karena menurutnya komunikasi tidak bisa dipisahkan dengan bahasa. Bagaimana mengemas pesan tampil bagus menggunakan bahasa yang baik, kemudian bukan hanya baik saja tetapi juga benar, dan lebih lanjut tidak hanya benar tapi juga etis.

Ia berharap mahasiswa akan semakin nyaman belajar. Bukan karena sekedar memenuhi tuntutan orang tua atau untuk memenuhi tuntutan status sosial, tetapi benar-benar untuk belajar dan kampus menyediakan fasilitas yang diperlukan.

‘’Jadi mahasiswa benar-benar mendapatkan benefit dari program Mendikbud yang baru,’’ paparnya.

Sementara itu, Supangat, dosen pengampu mata kuliah tersebut menjelaskan, data science adalah salah satu disiplin ilmu yang secara khusus mempelajari soal data terutama data kuantitatif atau data numerik.

"Secara umum data science adalah penggalian atau bisa juga disebut mengekstrak data agar dapat difilter serta didapatkan data yang benar untuk menghasilkan produk data yang sebenar-benarnya, "tutur Supangat.

Sedangkan untuk proses pengajarannya, dosen Teknik Informatika tersebut menggunakan sistem pembelajaran jarak jauh (e-learning) karena dirasa akan lebih mudah dan efisien serta akan menguntungkan kedua belah pihak, baik dosen ataupun mahasiswa.

‘’Saya rasa mata kuliah ini bisa diajarkan dalam studi ilmu komunikasi, karena dengan data science dapat mengetahui bagaimana pengelolaan data yang begitu banyak sehingga dapat bermanfaatkan ke masyarakat dan bisa dipertanggungjawabkan ke publik secara benar,’’ pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved