Berita Pamekasan

Terdakwa Pembunuhan di Pasar Selasaan Pamekasan Divonis 10 Tahun, Begini Reaksi Keluarga Korban

Kuasa Hukum Korban, Muslim, mengatakan keluarga korban sangat kecewa dengan vonis 10 tahun yang dijatuhkan Hakim

Kuswanto Ferdian/TribunMadura.com
Terdakwa Ruslan saat menjalani proses sidang putusan hukuman di Pengadilan Negeri Pamekasan, Madura, Rabu (26/2/2020). 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Keluarga Rasidi, korban pembunuhan di Pasar Selasaan merasa kecewa terhadap vonis Hakim Pengadilan Negeri Pamekasan yang menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara kepada Ruslan, terdakwa pembunuhan. Kekecewaan itu disampaikan langsung oleh pihak keluarga Rasidi.

Kuasa Hukum Korban, Muslim, mengatakan keluarga korban sangat kecewa dengan vonis 10 tahun yang dijatuhkan Hakim kepada terdakwa pembunuhan. Padahal, kata dia, sebelumnya tuntutan jaksa 14 tahun. Menurut Muslim, vonis yang telah diberikan hakim kepada terdakwa pembunuhan terkesan kurang profesional.

"Bagi keluarga korban, justru hakim kurang profesional dalam memberi putusan itu," kata Muslim kepada TribunMadura.com (grup surya.co.id), Rabu (26/2/2020).

Selain itu, Muslim mengungkapkan, terdakwa telah menghilangkan nyawa orang.

Yang tak lain, kata dia, korban merupakan kepala keluarga yang menjadi tulang punggung satu-satunya untuk menghidupi empat anaknya.

"Sekali lagi ini soal nyawa dan tidak mudah untuk keluarga korban menerima, apalagi dengan putusan hakim yang hanya memvonis 10 tahun," keluhnya.

Sementara itu, Hakim Ketua, Bawono Effendi menyatakan, bahwa terdakwa Ruslan secara sah terbukti tindak pidana.

Dia mengungkapkan, putusan pidana 10 tahun tersebut masih belum memiliki kekuatan hukum yang tetap.

Sebab Kuasa Hukum dari pihak terdakwa mengajukan pikir-pikir.

"Waktunya pikir-pikir hanya sekitar tujuh hari. Jadi minggu depan kami tunggu hasil jawabannya dari kuasa hukum terdakwa," pungkasnya.

Sekadar diketahui, pembunuhan yang menimpa Rasidi (korban) dilakukan oleh Ruslan warga Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada Kamis (11/7/2019) lalu.

Rasidi dinyatakan meninggal dunia di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Rabu (24/7/2019).

Kejadian pembunuhan tersebut terjadi sekitar 14.30 WIB di Jalan Raya Bujur tengah tepatnya di selatan Pasar Selasaan, Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Kemudian, Jum'at (12/7/2019) pukul 01.00 WIB, Ruslan (28) pelaku pembunuhan berhasil diamankan dan ditangkap oleh jajaran personel kepolisian Polsek Tamberu.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved