Berita Jombang

Pengedar Narkoba Dibekuk Usai Transaksi di Tempat Parkir Kawasan Makam Gus Dur di Jombang

Polisi membekuk dua pengedar narkoba di Kabupaten Jombang. Dua pengedar narkoba ini ditangkap setelah transaksi di tempat parkir makam Gus Dur.

surabaya.tribunnews.com/sutono
Anto (tengah), salah satu pengedar pil double L yang ditangkap Polsek Diwek, Jombang. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Petugas Polsek Diwek, Jombang, meringkus dua pengedar narkoba jenis pil double L secara berurutan.

Mereka adalah Slamet Yulianto alias Anto (26) dan Suliswanto alias Takur (30). Keduanya warga Dusun/Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Jombang.

Yang ironis, mereka dibekuk setelah transaksi dengan di area makam mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Desa Cukir, Selasa 25 Februari 2020 malam.Saat itu pelaku melakukan transaksi dengan seseorang berinisial H.

Penangkapan pelaku sendiri bermula dari keterangan yang disampaikan H. 

Dari H pula, polisi menyita 35 butir pil koplo.

"Setelah H kami interogasi, akhirnya mengakui mendapatkan pil double ini dari Anto," kata Kapolsek Diwek, AKP Achmad Chairuddin kepada surya.co.id,, Rabu (26/2/2020).

Setelah mengantongi identitas pelaku, polisi bergerak sekitar jam 04.00 wib dan menangkap Anto di rumahnya Dusun/Desa Menganto Kecamatan Mojowarno.

Dan tak berselang lama, polisi menangkap Takur yang merupakan warga satu dusun dengan Anto.

"Anto ini mendapatkan pasokan barang dari Takur, dari tangan Takur kami sita 870 butir pil double L dalam puluhan kemasan plastik klip siap edar yang disimpan dalam tas pinggang hitam," bebernya.

Kedua tersangka dapat dijerat dengan pasal 196 undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan

Penulis: Sutono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved