Berita Blitar

Pastikan Dapat Ganti Rugi, Pemkot Blitar Kumpulkan Warga Terdampak Kerusuhan Antar Kelompok Suporter

Pemkot Blitar menyampaikan para warga terdampak peristiwa kerusuhan antar-kelompok suporter akan mendapat biaya ganti rugi dari Pemprov Jatim.

Pastikan Dapat Ganti Rugi, Pemkot Blitar Kumpulkan Warga Terdampak Kerusuhan Antar Kelompok Suporter
SURYA.co.id/Samsul Hadi
Plt Wali Kota Blitar, Santoso, memberikan penjelasan kepada warga terdampak peristiwa kerusuhan antar-kelompok suporter soal uang ganti rugi dari Pemprov Jatim, Rabu (26/2/2020). 

SURYA.co.id | BLITAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mengumpulkan warga terdampak peristiwa kerusuhan antar-kelompok suporter ketika laga Semifinal Piala Gubernur Jatim 2020, di kantor Bakesbangpol dan Penanggulangan Bencana Daerah (PBD) Kota Blitar, Rabu (26/2/2020).

Dalam pertemuan itu, Pemkot Blitar menyampaikan para warga terdampak peristiwa kerusuhan antar-kelompok suporter akan mendapat biaya ganti rugi dari Pemprov Jatim.

Pemberian ganti rugi tinggal menunggu proses pencairan dari Pemprov Jatim.

Pertemuan dengan warga terdampak peristiwa kerusuhan antar-kelompok suporter dihadiri Plt Wali Kota Blitar, Santoso dan Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela.

Ada 52 warga terdampak yang mengikuti pertemuan tersebut.

"Pemprov Jatim selaku penyelenggara kegiatan itu bertanggung jawab atas musibah yang dialami sejumlah warga. Pemprov akan memberikan ganti rugi ke para warga terdampak," kata Santoso.

Santoso mengatakan, pemberian uang ganti rugi kepada warga terdampak masih menunggu proses pencairan dari Pemprov Jatim.

Pemkot Blitar sudah mengajukan hasil pendataan warga yang terdampak peristiwa kerusuhan antar-kelompok suporter.

"Besar kecil nilai kerugian yang dialami warga sudah kami inventarisir. Total nilai kerugian yang dialami sejumlah warga disepakati sekitar Rp 220.280.000. Datanya sudah kami berikan ke provinsi, dalam waktu dekat perkiraan minggu depan dananya sudah cair," ujar Santoso.

Dikatakannya, kalau dana dari Pemprov Jatim sudah cair, Pemkot Blitar akan mengundang kembali para warga terdampak. Pemkot Blitar akan memberikan dana ganti rugi kepada warga terdampak secara tunai.

"Dalam kegiatan itu, kami hanya membantu memfasilitasi saja. Proses pengamanan yang dilakukan Polri dan TNI juga sudah maksimal," katanya.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela mengatakan finalisasi data warga yang terdampak peristiwa kerusuhan antar-kelompok suporter sudah dilakukan.

Datanya sudah rinci per orang dengan jumlah kerugiannya masing-masing. Data itu yang sekarang sedang diproses pencairannya oleh Pemprov Jatim.

"Jumlah kerugian yang dialami tiap warga sudah dinilai melalui appraisial. Kalau dana dari provinsi sudah cair akan diberikan ke warga terdampak," katanya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved