Berita Gresik

Lagi, Luapan Kali Lamong Rendam Ratusan Rumah Warga di Gresik

Hujan lebat mengakibatkan Kali Lamong tidak mampu menampung air sehingga air meluber ke pemukiman warga dan lahan pertanian

Lagi, Luapan Kali Lamong Rendam Ratusan Rumah Warga di Gresik
SURYA.co.id/Sugiyono
BANJIR - Banjir luapan Kali Lamong sudah menggenangi beberapa desa di Kecamatan Balongpanggang, Rabu (26/2/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - Jajaran Forum Pimpinan Kepala Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik langsung terjun ke lokasi bencana banjir Sungai Kali Lamong, Rabu (26/2/2020).

Bahkan, badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik langsung menggelontorkan bantuan, sebab sudah ratusan rumah warga tergenang banjir.

Forkopimda yang hadir yaitu Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo didampingi jajarannya langsung meninjau lokasi banjir akibat luapan Kali Lamong di Desa Pucung, Kecamatan Balongpanggang, Gresik. Termasuk jajaran Kodim 0817 Gresik juga ikut terjun ke lokasi banjir untuk siaga mencegah terjadinya korban banjir.

Sementara BPBD Kabupaten Gresik membagikan kebutuhan pokok untuk korban banjir ke beberapa warga di Desa terdampak banjir Sungai Kali Lamong.

Bantuan sembako tersebut dibagikan kepada warga di Desa Banjaragung Kecamatan Balongpanggang, sebanyak 80 paket. Di Desa Pucung Kecamatan Balongpanggang sebanyak 43 paket dan di Desa Wotansari Kecamatan Balongpanggang sebanyak 162 paket.

Kepala BPBBD Kabupaten Gresik, Tarso mengatakan, bantuan ini untuk membantu masyarakat yang betul-betul terdampak akibat banjir Sungai Kali Lamong.

"Bantuan paket sembako ini untuk meringankan beban masyarakat terdampak banjir Kali Lamong," kata Tarso.

Lebih lanjut Tarso mengatakan, beberapa daerah yang terkena dampak banjir Kali Lamong di Kecamatan Balongpanggang yaitu Desa Wotanari, ada 162 rumah tergenang banjir dengan ketinggian 10 sampai 25 sentimeter. Lahan pertanian yang tergenang seluas 20 hektare dengan ketinggian 40 sampai 60 sentimeter. Jalan poros Desa tergenang sedalam 20 sampai 30 sentimeter sepanjang 100 meter dan jalan dusun yang tergenang sedalam 20 sampai 40 sentimeter sepanjang 600 Meter.

Daerah lain yaitu, Dusun Tamping, Desa Pucung, rumah yang tergenang ada 25 rumah dengan ketinggian air sedalam 15 sampai 20 sentimeter, jalan poros desa tergenang sedalam 15 sampai 25 sentimeter sepanjang 50 meter.

Kemudian di Desa Banjaragung, Kecamatan Balongpanggang, rumah yang tergenang sebanyak 135 rumah, tergenang sedalam 20 sampai 30 sentimeter. Sawah yang tergenang seluas 25 hektare dengan kedalaman air sedalam 60 sampai 80 sentimeter dan jalan yang tergenang sedalam 30 sampai 50 sentimeter sepanjang 1.200 meter.

Halaman
12
Penulis: Sugiyono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved