Breaking News:

e Tilang Surabaya

Urus E-Tilang Butuh Waktu Enam Jam, Polrestabes Surabaya Siapkan Aplikasi Baru

Apalagi setiap hari kuota nomor antrean hanya untuk 150 orang, sehingga warga harus datang lebih pagi agar kebagian nomor antrean.

surya.co.id/febrianto ramadani
Suasana pengurusan tilang elektronik di mall pelayanan publik, Siola, Kota Surabaya, Jumat pagi (21/2/2020) 

Pihaknya akan mengavaluasi masalah ini dan meminta kepada petugas lapangan untuk segera mengambil tindakan bila bertemu dengan kendaraan tersebut.

Di sisi lain, pihaknya telah membuat aplikasi untuk pengurusan surat e-tilang agar para pengendara tak perlu lagi mengantre berjam-jam di Posko Gakkum.

Pengurusan e-tilang bisa dilakukan lewat aplikasi itu. Namun sayangnya, aplikasi ini masih dalam proses perbaikan.

Lamanya proses pengurusan, menurut pengamatan Suud, karena warga masih banyak yang berargumen dan berdalih bila tak melanggar.

Selain itu, pengendara banyak yang meminta saran kepada petugas saat mengurus.

Maklum saja E-TLE baru diterapkan di Surabaya. Sebetulnya pengurusan E-TLE tak sampai 10 menit.

Antisipasi jangka pendek yang akan dilakukan pihaknya yakni menambah satu unit komputer dan meja pelayanan.

Saat ini di Posko Gakkum Siola terdapat tiga unit komputer dan tiga petugas yang melayani pengurusan E-TLE.

"Aplikasi itu tak diunduh di ponsel. Pelanggar cukup men-scan barcode yang terdapat di surat e-tilang untuk menghubungkan ke aplikasi. Selanjutnya pelanggar tinggal mengisi data pribadi dan nomor telepon. Kemudian melakukan pembayaran melalui mesin ATM atau M-banking," pungkasnya. (Danendra/Febrianto Ramadani)

Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved