Breaking News:

e Tilang Surabaya

Urus E-Tilang Butuh Waktu Enam Jam, Polrestabes Surabaya Siapkan Aplikasi Baru

Apalagi setiap hari kuota nomor antrean hanya untuk 150 orang, sehingga warga harus datang lebih pagi agar kebagian nomor antrean.

surya.co.id/febrianto ramadani
Suasana pengurusan tilang elektronik di mall pelayanan publik, Siola, Kota Surabaya, Jumat pagi (21/2/2020) 

Mobil yang dikemudikannya tertangkap kamera CCTV karena melanggar rambu lalu lintas di Jalan Raya Mastrip, Surabaya, Selasa (11/2/2020) malam.

"Saya secara pribadi mengakui kesalahan tersebut. Namun layanan administrasi sangat lama sekali. Dan itupun juga harus diselesaikan dua tempat. Semoga kondisi yang demikian bisa diperbaiki oleh pemangku kebijakan," ungkap pemilik Daihatsu Zigra tersebut.

Poniran (43), pengendara roda dua Yamaha Vega ZR, asal Manyar, mengatakan antre di Siola sejak pukul 06.00.

Ia mengaku, tertangkap kamera CCTV tilang elektronik saat melanggar marka di Jalan Dharmawangsa, selepas pulang dari kerja, Sabtu (7/2/2020) sore.

"Ke depan data kendaraan beserta foto harus jelas dan lengkap. Selain itu, layanan administrasi juga dipermudah. Tujuannya biar meringkas waktu. Soalnya ini kan serba canggih. Kalau sudah canggih gitu cuma butuh waktu yang sebentar," harapnya.

Sementara Abdul Aziz (49), warga Kedurus, Surabaya, mengatakan datang mengurus di Posko Gakkum, Siola sedari pukul 07.00.

Dia baru mendapat panggilan petugas Posko Gakkum untuk mengurus e-tilang pukul 13.45 atau lebih dari enam jam.

"Saya datang pukul 07.00 mendapat antrean 77. Hari ini cukup banyak pengendara yang mengurus e-tilang. Kalau jam 08.00 ke sini bisa tak kebagian nomor antrean karena kuotanya cuman 150 orang. Maka dari itu saya datang lebih pagi. Tapi nyatanya tetap lama. Saya berharap ada inovasi pengurusan e-tilang," ujarnya.

Menurutnya, mekanisme pelayaan tilang model baru tersebut juga rumit.

Seharusnya setelah membayar denda tak perlu ke Kejaksaan Negeri Surabaya.

Halaman
1234
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved