Berita Jombang

Trenyuh, Kakek Kritis di Jombang Ditandu 16 KM ke Rumah Sakit

Dalam video ini nampak seorang kakek renta yang lumpuh ditandu tandu oleh beberapa orang melalui jalan setapak yang licin.

SURYA.co.id, JOMBANG - Warganet di kabupaten Jombang, Jawa Timur, dibuat trenyuh dengan unggahan salah satu pengguna media sosial (medsos) Instagram.

Akun instagram @jalal.jbg dalam video unggahannya menggambarkan sejumlah warga beramai-ramai membawa kakek renta yang sakit keras menuju rumah sakit.

Video ini pun viral di medsos sejak diunggah pada Minggu, 24 Februari 2020.

Dalam video ini nampak seorang kakek renta yang lumpuh ditandu tandu oleh beberapa orang melalui jalan setapak yang licin.

Dalam captionnya, @jalal.jbg menyebut yang ditandu bernama Warjin, warga Dusun Rapahombo, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan.

Mbah Warjin yang sakit keras ternyata hendak dibawa ke salah satu rumah sakit di Jombang Kota. Namun, karena keterbatasan akses jalan dan infrastruktur yang ada, perjalanan Mbah Warjin tersebut harus penuh perjuangan.

Ini unggahan caption lengkapnya:

"Warjin, 56tahun, warga Dusun Rapahombo Desa Klitih Kec. Plandaan, Kab. Jombang, mengerang kesakitan. Minggu, 23 Feb 2020. Asam lambungnya kambuh. Awalnya Warjin diantar kendaraan butut milik Padi, Kasun Rapahombo," 

"Tidak ada jalan aspal di Dusun Rapahombo. Menuju pusat Desa Klitih berjarak sekira 16km. Jalan rabat beton terdekat yang dapat dilintasi kendaraan konvensional berjarak sekira 9km. Di tengah perjalanan, di hutan jati, Warjin mengerang. Mengaku tak kuat jika terus berada di kendraan,"

"Warga pun beralih ke moda transportasi tradisional : ditandu. Warjin mengangguk. Perjalanan masih sekira 4km menuju Dusun Brangkal Desa Jipurapah Kec. Plandaan. Lokasi layanan kesehatan terdekat. Puskesmas Pembantu (Pustu) dengan satu bidan desa honorer," 

"Apes. Hari Minggu Pustu tutup. Sesampainya di Dusun Brangkal, dioper dengan kendaraan yang lebih layak. Pajero Sport milik Organisasi Pemuda Shidiqiyah (OPSHID). Warjin pun diantar menuju RS Islam di Desa Sambongdukuh, Kec. Jombang. Melintasi Dusun Kedungdendeng Desa Jipurapah," 

Ditanya soal hal itu, Kepala Desa Klitih, Siti Roaini, membenarkan video yang sempat viral tersebut melibatkan warganya.

Dia mengatakan, Warjin tepaksa dibawa dengan tandu karena kondisinya yang segera membutuhkan pertolongan. Upaya tandu merupakan insiatif dari perangkat Desa setempat.

"Benar jadi memang inisitif Pak Polo (Kasun). Sebelumnya sempat dibawa mobilnya kasun tapi kelamaan, Mbah Warjin semakin lemas, akhirnya dibawa dengan tandu," pungkasnya.
 

Penulis: Sutono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved