Berita Surabaya

Marak Informasi Penculikan Anak, Begini Reaksi Kapolrestabes Surabaya

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, angkat bicara terkait maraknya informasi kasus penculikan anak di Surabaya.

SURYA.co.id/Luhur Pambudi
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, angkat bicara terkait maraknya informasi kasus penculikan anak di Surabaya. Sandi menegaskan, sampai saat ini belum ada laporan masyarakat terkait kasus penculikan anak yang masuk.

"Sampai saat ini terklarifikasi belum ada kasus penculikan di Jawa Timur, khususnya di Surabaya," sebut Sandi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (25/2/2020).

Sandi juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi atas isu yang beredar dan belum tentu kebenarannya itu.

"Masyarakat harus lebih berhati-hati terhadap isu yang beredar. Belum tentu kebenarannya. Jadi pastikan dulu dengan menghubungi polsek terdekat. Jangan mudah terprovokasi dengan berita hoaks," tambahnya.

Sandi memfasilitasi masyarakat jika benar menemukan kasus penculikan atau orang yang mencurigakan agar dilaporkan ke aplikasi Jogo Suroboyo untuk segera ditindaklanjuti.

"Kami sediakan aplikasi Jogo Suroboyo yang bisa dimanfaatkan untuk membuat laporan terkait tindak pidana,termasuk penculikan, atau dugaan penculikan. Biar disana anggota bisa segera menindaklanjuti laporan tersebut. 24 jam siap," lanjut Sandi.

Menurutnya, dalam laporam yang dibuat masyarakat di aplikasi Jogo Suroboyo dinilai dapat dipertanggungjawabkan dari pada laporan yang dishare melalui media sosial.

"Kalau di aplikasi jogo suroboyo akan terlihat siapa yang melaporkan. Nomor telepon identitasnya jelas. Jadi bisa dipertanggungjawabkan. Bukan kemudian melakukan share informasi ke media sosial yang belum tentu juga kebenaran dan tidak dapat dipertanggungjawabkan alias hoax," tandasnya.

Meski belum ada laporan kasus penculikan, Sandi juga mengimbau masyarakat utamanya orang tua agar lebih waspada mengawasi buah hatinya.

"Bukan hanya soal penculikan, anak-anak sangat rentan menjadi korban tindak pidana. Maka dari itu, kita sebagai orang tua harus lebih waspada. Lebih mengawasi anak-anak kita. Pastikan jika perilaku dan aktifitasnya masih dapat terpantau oleh orang tua," tandasnya.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved